Atasi Banjir Dayeuhkolot, Bupati Bandung Percepat Pembangunan TPT dan Normalisasi Saluran Air

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 18:35 WIB

50217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus mempercepat upaya penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, melalui pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang masuk dalam program 100 hari kerja Bupati Bandung.

Fokus utama diarahkan pada percepatan pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT), normalisasi saluran air, dan kirmir di beberapa titik rawan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), pembangunan akan segera dilakukan di dua lokasi utama: kawasan Babakan Leuwi Bandung RW 01, 02, 03, dan 14, serta di Jalan Raya Sukabirus RW 13.

Di Babakan Leuwi Bandung, TPT direncanakan memiliki panjang sekitar 60 meter, sementara di Sukabirus panjang konstruksi mencapai 200 meter. Kegiatan ini juga mencakup normalisasi saluran air dan pembangunan kirmir untuk memperkuat tebing dan memperlancar aliran air.

Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, menyebut percepatan pembangunan ini sebagai respons terhadap kondisi darurat banjir yang kerap menghantui warga Dayeuhkolot.

“Saya sudah instruksikan agar pembangunan di titik-titik rawan ini dipercepat. Kita harus hadir lebih dulu sebelum banjir datang, bukan setelahnya. Ini bagian dari program 100 hari kerja dan harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati.

Kepala DPUTR Kabupaten Bandung, H. Zeis Zultaqawa, menambahkan bahwa tim teknis sudah turun ke lapangan untuk melakukan survei dan pengumpulan data teknis di kedua lokasi tersebut.

“Kami sedang memfinalisasi hasil survei teknis. Setelah itu, pembangunan akan langsung dimulai. Targetnya, pekerjaan ini tuntas tepat waktu dan memberi dampak signifikan dalam mengurangi potensi banjir,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, Tri Rahmanto, menyampaikan apresiasi atas keseriusan pemerintah daerah dalam mendengarkan aspirasi warga.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat ini. Sudah terlalu lama masyarakat menunggu perhatian serius. Sekarang, pembangunan akan segera dilakukan di titik-titik paling rawan,” ujarnya Selasa (3/6/2025).

Warga setempat pun menyambut baik rencana percepatan tersebut. Seorang warga RW 13 Sukabirus menyatakan bahwa proyek ini telah lama dinantikan.

“Selama ini kami harus waspada tiap kali hujan turun deras. Tapi dengan pembangunan TPT dan normalisasi ini, kami punya harapan bisa hidup lebih aman,” katanya.

Pembangunan ini merupakan bagian dari 166 program prioritas dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Berdasarkan hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), lebih dari 88 persen warga Kabupaten Bandung menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah daerah dalam masa awal kepemimpinan ini.

Dengan percepatan pembangunan di Babakan Leuwi dan Jalan Sukabirus, diharapkan risiko banjir dapat ditekan secara signifikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang selama ini terdampak bencana musiman.***

Berita Terkait

Maison Grande Jadi Saksi Bersatunya Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar dalam Ikatan Pernikahan
Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:08 WIB

Emas Geumpang Mengalir Ke Luar Daerah, Penadah Besar Hidup Mewah Di Atas Kerusakan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 07:47 WIB

Penertiban PETI Geumpang Bukan Sekadar Soal Alat Dibakar, Pemerintah Ditantang Membuktikan Hukum Berlaku untuk Semua

Selasa, 22 September 2026 - 03:23 WIB

Tenda Rakyat Terbakar, Dugaan Jaringan Cina Disorot: Warga Geumpang Menuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 12 September 2026 - 17:50 WIB

Ribuan Lubang Tambang Emas Disebut Menganga di Geumpang, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Pemetaan dan Uji Laboratorium

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Senin, 25 Mei 2026 - 22:42 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Dua Pejabat Utama Polres Pidie Kompak Rangkul Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Berita Terbaru