REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 16:36 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Dapat Dukungan Pemdes, Warga Lamajang Peuntas Pasang Bronjong di Bantaran Sungai Cigede

SATUNEWS.NET— Puluhan warga dari RW 05 dan RW 16, wilayah Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, turun langsung ke bantaran Sungai Cigede pada Minggu (20/4) untuk melakukan pemasangan bronjong secara swadaya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Desa Citeureup yang dinilai abai terhadap penanganan tanggul sungai yang jebol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luapan Sungai Cigede yang terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur telah menyebabkan banjir merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter.

Meski kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, warga menyebut belum ada upaya konkret dari pemerintah desa untuk menangani persoalan tersebut.

Ketua DKM Masjid Miftahul Jannah sekaligus tokoh masyarakat setempat, Ustaz Setiadi, menyatakan warga sudah dua kali melakukan pemasangan bronjong di titik-titik rawan banjir secara mandiri, menyusul tidak adanya bantuan atau respons dari pihak desa.

“Hari ini kami, warga RW 05 dan RW 16 bersama Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah, kembali melakukan pemasangan bronjong untuk mencegah luapan air Sungai Cigede. Ini adalah aksi kedua yang kami lakukan secara swadaya,” ujar Setiadi kepada media di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diprakarsai oleh tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, Tri Rahmanto.

Target pemasangan bronjong sendiri direncanakan sepanjang 70 meter, dilakukan secara bertahap di beberapa titik kritis yang rawan banjir.

Setiadi mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Pemerintah Desa Citeureup yang dianggap tidak menunjukkan kepedulian terhadap kondisi warganya.

“Sampai hari ini tidak ada tindakan, tidak ada koordinasi, bahkan sekadar kehadiran pun tidak. Padahal ini menyangkut keselamatan warga,” ucapnya dengan nada kecewa.

Kekesalan warga juga sempat memuncak saat proses pemasangan berlangsung. Beberapa di antaranya terdengar melontarkan protes dalam bahasa Sunda, mempertanyakan keberadaan aparatur desa.

“Kamana pihak desana? Tong molor wae! Aya kitu teu pamaréntah désa téh?” (Ke mana pihak desa? Jangan tidur terus! Pemerintah desa ini ada atau tidak?)

Menariknya, dalam kegiatan ini turut hadir aparat kepolisian dari Polsek Dayeuhkolot yang memantau dan memberikan dukungan pengamanan.

Kehadiran polisi menjadi bentuk perhatian terhadap inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keselamatan wilayahnya.

Lebih lanjut, Setiadi menjelaskan bahwa aksi pemasangan bronjong akan terus dilanjutkan hingga seluruh target terpenuhi.

Selain itu, warga juga berencana melakukan normalisasi aliran sungai dengan membersihkan endapan lumpur yang menyumbat aliran air.

“Kami akan terus berikhtiar, karena jika bukan kami, siapa lagi? Kami berharap pemerintah desa bisa membuka mata dan segera turun tangan,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Citeureup belum memberikan keterangan resmi terkait aksi warga maupun kondisi tanggul Sungai Cigede yang jebol.***

Berita Terkait

Maison Grande Jadi Saksi Bersatunya Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar dalam Ikatan Pernikahan
Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:19 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:41 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram

Berita Terbaru