Diskominfo Kota Bandung Terus Perkuat Peran Humas dalam Era Digital dan Krisis Informasi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 08:51 WIB

50203 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung terus berupaya untuk memperkuat peran strategis kehumasan pemerintah, terutama dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, membangun kepercayaan masyarakat, dan merespons isu-isu krisis secara cepat.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brillyana menyatakan, humas pemerintah menjadi ujung tombak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tugas utama humas pemerintah adalah menjadi penyebar informasi yang akurat, mudah dipahami, dan tepat sasaran. Humas juga harus bisa menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ungkap Yayan, Kamis 25 September 2025.

Ia juga mendorong agar para petugas humas mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren komunikasi global.

Menurutnya, penguasaan terhadap kanal digital seperti media sosial, kemampuan menciptakan konten humanis, serta kolaborasi dengan media massa sangat penting dilakukan.

“Kami terus mendorong humas pemerintah untuk menguasai kanal digital dan konvensional. Tidak hanya menyampaikan, tapi juga mampu merespons dan menangani krisis informasi dengan cepat dan bijak,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran sebagai manajer komunikasi krisis, yaitu dengan memantau ruang publik dan menyusun strategi komunikasi yang cepat tanggap terhadap isu negatif.

Yayan mengakui adanya sejumlah tantangan kehumasan di era disrupsi, antara lain transformasi digital dan kebutuhan akan konten berkualitas tinggi.

“Konten yang dibuat harus menyentuh hati masyarakat, bukan sekadar informatif tapi juga relevan dan humanis,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Jawa Barat, Iqwan Sabba Romli menambahkan, humas pemerintah juga perlu memahami dasar-dasar jurnalistik agar informasi yang disampaikan lebih faktual dan berdampak.

“Branding informasi dari Diskominfo harus makin kuat, terutama di tengah era disrupsi. Informasi itu harus cepat, akurat, dan bermanfaat,” ucap Iqwan.

Menurutnya, pemahaman akan proses produksi informasi, termasuk pengambilan gambar, sudut pandang (angle) berita, dan menyaring fakta yang benar untuk kemudian menjadi produk komunikasi yang bernilai bagi masyarakat merupakan hal yang penting.

“Diskominfo hadir bukan sekadar memberitakan, tapi menjawab kebutuhan masyarakat. Misalnya, soal mitigasi bencana, bansos, seleksi CPNS, itu semua harus disampaikan dengan jelas dan cepat,” tuturnya.

“Hingga saat ini yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya 20% informasi dari pimpinan daerah, tapi 80% lainnya adalah informasi layanan dan kebutuhan publik. Humas harus mengerti itu,” tandasnya.(Rst)

Berita Terkait

Gang Rambutan Pecah! Warga Sukajadi Rayain HUT ke-81 RI Penuh Tawa & Lomba Seru
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:08 WIB

Emas Geumpang Mengalir Ke Luar Daerah, Penadah Besar Hidup Mewah Di Atas Kerusakan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 07:47 WIB

Penertiban PETI Geumpang Bukan Sekadar Soal Alat Dibakar, Pemerintah Ditantang Membuktikan Hukum Berlaku untuk Semua

Selasa, 22 September 2026 - 03:23 WIB

Tenda Rakyat Terbakar, Dugaan Jaringan Cina Disorot: Warga Geumpang Menuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 12 September 2026 - 17:50 WIB

Ribuan Lubang Tambang Emas Disebut Menganga di Geumpang, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Pemetaan dan Uji Laboratorium

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Senin, 25 Mei 2026 - 22:42 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Dua Pejabat Utama Polres Pidie Kompak Rangkul Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Berita Terbaru