Bupati Bandung Resmikan Puskesmas Cibeunying dan Padamukti
KABUPATEN BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, meresmikan dua puskesmas baru di Kabupaten Bandung, yaitu Puskesmas Cibeunying di Kecamatan Cimenyan dan Puskesmas Padamukti di Kecamatan Solokanjeruk. Peresmian ini dilakukan dalam rangka program 100 hari kerja Pemkab Bandung.
Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna mengatakan bahwa keberadaan puskesmas sangat penting sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. “Puskesmas menjadi ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat yang promotif dan preventif,” kata Dadang.
Bupati juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di Kabupaten Bandung dengan menambah jumlah puskesmas dan rumah sakit. “Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya resmikan dua puskesmas sekaligus yaitu Puskesmas Cibeunying Kecamatan Cimenyan dan Puskesmas Padamukti Kecamatan Solokanjeruk. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dadang.
Selain meresmikan dua puskesmas baru, Pemkab Bandung juga akan menambah satu RSUD baru di Kecamatan Cimenyan. RSUD Bedas Cimenyan itu akan menyusul 5 RSUD Bedas yang dibangun Bupati Dadang Supriatna hanya dalam tiga tahun.
“RSUD Bedas Cimenyan tersebut nantinya diharapkan dapat mendekatkan layanan kesehatan masyarakat di dua Kecamatan di kawasan Bandung Utara yakni Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang,” tambah Bupati.
Kajian pembangunan RSUD Bedas Cimenyan telah rampung dan pembangunannya ditargetkan dimulai tahun 2025. Menurut Bupati, pembangunan RSUD baru itu merupakan bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan capaian positif Kabupaten Bandung. Dalam dua tahun terakhir, kinerja Pemkab Bandung telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Terbukti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung tahun 2024 mencapai 74,59, meningkat 0,56 poin (0,76%) dibandingkan tahun sebelumnya.
“Capaian ini mencerminkan kemajuan dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Capaian ini patut kita syukuri, namun kita harus bekerja lebih keras dan lebih inovatif agar tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan secara nasional,” ungkap Bupati.
Tak hanya itu, pada Agustus 2024 Kabupaten Bandung berhasil meraih penghargaan UHC Award dari pemerintah pusat karena berhasil mencapai cakupan jaminan kesehatan nasional (JKN-KIS) sebesar 99,57%, melampaui target nasional sebesar 98%. Capaian ini mencakup 3.733.067 jiwa dari total 3.749.172 penduduk Kabupaten Bandung.
(Red/Humas)**










































