Isu Dasco Wapres Tidak Dapat Di Pertanggung Jawabkan, Stop Framing dan Hoaks

SATU NEWS

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 15:22 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta melalui Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar, mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengalihkan perhatian publik dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang saat ini menjadi perhatian dan tengah diungkap oleh Polri.

Menurut Dedi Siregar, dugaan penyadapan ilegal terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang harus mendapatkan perhatian bersama. Hal tersebut menyangkut keamanan negara, perlindungan komunikasi kenegaraan, serta kewibawaan dan kedaulatan institusi kepresidenan.

Ia menilai, jangan sampai perhatian masyarakat justru terseret ke berbagai spekulasi politik dan isu yang belum memiliki dasar informasi yang jelas, sehingga persoalan utama yang sedang menjadi perhatian publik kehilangan fokus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta semua pihak untuk tidak mengalihkan isu dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ini persoalan serius yang harus dikawal secara objektif. Biarkan Polri bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta, mencari pihak yang bertanggung jawab, serta menyampaikan hasil penyelidikan kepada masyarakat sesuai ketentuan hukum,” tegas Dedi Siregar.

Lebih lanjut, Dedi Siregar juga menyoroti berkembangnya isu yang mengaitkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan posisi Wakil Presiden. Menurutnya, isu tersebut hanya pengalihan isu masarakat jangan terjebak pada isu Wakil Ketua DPR RI bakal jadi Wapres, isu itu sengaja dibangun oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menutupi pokus kasus Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo

Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika informasi tersebut berpotensi memunculkan kegaduhan dan memperkeruh suasana politik nasional.

“Jangan membangun opini seolah-olah isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menjadi Wakil Presiden itu hokas dan tidak tepat, jangan menggiring opini publik dengan spekulasi. Kami meminta agar framing dan penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dihentikan,” ujarnya.

Dedi Siregar menambahkan, Sufmi Dasco Ahmad merupakan salah satu tokoh politik nasional yang memiliki peran dalam dinamika komunikasi dan persatuan politik. Karena itu, menurutnya, berbagai spekulasi yang menyeret nama Dasco harus disikapi secara proporsional dan tidak dijadikan bahan untuk menciptakan pertentangan di tengah masyarakat.

“Kita membutuhkan suasana politik yang sehat, bukan kegaduhan akibat informasi yang tidak jelas sumbernya, Sufmi Dasco itu aktor persatuan, bukan objek untuk terus-menerus digiring dalam framing politik,” ungkapnya.

Dedi Siregar juga meminta Polri agar mengusut dugaan penyadapan ilegal tersebut secara transparan, profesional, dan akuntabel sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan berdasarkan hasil penanganan perkara.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas nasional dan persatuan bangsa tidak boleh dikorbankan oleh penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu yang belum jelas justru menutupi persoalan yang lebih substansial. Kawal proses hukum, hormati fakta, dan jaga persatuan bangsa,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Polres Karo Terbitkan SP2HP Dugaan Pencemaran Nama Baik Lusia Sukatendel
Dugaan Penipuan Tanah di Karo, Pembeli Siap Lapor Polisi
BULOG Capai Target Beras Nasional, KC Karo Bidik Target Serap Gabah 100%
Jalan Udara–Simpang Empat Karo Mulai Diperbaiki, Warga Beri Apresiasi
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat
Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton
Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WIB

Viral !! Tambang Batu Ilegal Di Desa Bunut Seberang Pesawaran, DLH Provinsi Lampung Langsung Melakukan Penertiban dan Penutupan Lokasi

Jumat, 6 November 2026 - 12:37 WIB

LSM TRINUSA SIAP KAWAL PENGELOLAAN ANGGARAN DINAS KESEHATAN KOTA METRO, TIM INVESTIGASI AKAN TURUN KE SELURUH PUSKESMAS

Kamis, 5 November 2026 - 17:09 WIB

LSM TRINUSA JADWALKAN AKSI DAMAI, DESAK PEMKOT METRO SEGERA TANGGAPI SURAT RESMI

Selasa, 3 November 2026 - 13:22 WIB

Laporan Dugaan Penyerobotan Tanah di Pekon Suka Negara Belum Ada Kepastian Hukum, DPD LSM Trinusa Pertanyakan Kinerja Unit Tipiter Polres Tanggamus

Senin, 2 November 2026 - 09:07 WIB

Aktivitas Penambangan Batu Ilegal di Bunut Seberang Merusak Lingkungan, Masyarakat Desak Pihak Terkait Segera Bertindak

Minggu, 1 November 2026 - 11:08 WIB

Tambang Batu Ilegal di Desa Bunut Sebrang Diduga Bebas Beroperasi, Warga dan LSM Mendesak Aparat Segera Bertindak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Tambang batu Ilegal Di Pekon Bunut Sebrang Bebas Beraksi, Aparat Penegak Hukum Hanya Tutup Mata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:41 WIB

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Berita Terbaru