Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal

SATU NEWS

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:29 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Dinas Perhubungan Aceh memastikan seluruh korban dalam insiden letupan pompa hidrolik pintu kedap otomatis di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 telah mendapatkan penanganan medis dan perawatan yang diperlukan.

Sejak kejadian berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026 pagi, penanganan terhadap korban dilakukan secara cepat bersama pihak terkait, mulai dari Dinas Perhubungan Aceh, ASDP Cabang Banda Aceh, KSOP Malahayati, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan menyampaikan bahwa seluruh biaya dan kebutuhan penanganan korban, termasuk mendatangkan pihak keluarga ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, ditanggung oleh PT ASDP Indonesia Ferry selaku operator kapal Aceh Hebat 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi, sekitar pukul 09.40 WIB KMP Aceh Hebat 2 tiba di Pelabuhan Ulee Lheue dari Sabang. Proses penurunan penumpang dan kendaraan berlangsung selama 13 menit. Setelah dipastikan tidak ada lagi penumpang di dalam kapal, sekira pukul 09.56 WIB, sebanyak 16 taruna dari Politeknik Pelayaran Malahayati melakukan kunjungan praktek lapangan ke dalam kapal untuk mengikuti kegiatan pengenalan peralatan yang dipandu oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo.

Pada saat pengenalan alat berupa Electro Motor Hydraulic pintu kedap otomatis di ruang mesin, diduga terjadi letupan yang mengakibatkan 15 orang, terdiri dari 14 taruna Poltekpel Malahayati dan KKM mengalami luka bakar. Penyebab pasti kejadian hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Setelah kejadian, para korban segera dievakuasi keluar dari ruang mesin dan dibawa ke Pos Kesehatan Pelabuhan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin.

“Pemerintah Aceh turut prihatin atas insiden ini. Saat ini seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan,” ujar Teuku Faisal usai menjenguk korban di RSUDZA bersama GM PT ASDP Banda Aceh, Kepala KSOP Malahayati, dan Direktur Poltekpel Malahayati, pada Jumat (12/6).

Teuku Faisal menjelaskan, kondisi kapal masih berfungsi dengan baik dan saat ini sudah berpindah sandar ke dermaga 2 Pelabuhan Ulee Lheue agar tidak mengganggu pelayanan kapal berikutnya yang akan bersandar.

Dinas Perhubungan Aceh menjadikan insiden ini sebagai perhatian serius dan memastikan pelayanan penyeberangan lintasan Ulee Lheue-Balohan dan sebaliknya tetap berjalan normal. Untuk sementara waktu, operasional penyeberangan dilayani oleh KMP BRR sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menuju Sabang tetap terlayani dengan baik.

Dinas Perhubungan Aceh juga terus memantau perkembangan kondisi korban dan terus berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry Banda Aceh dan pihak Poltekpel Malahayati untuk memastikan proses penyembuhan korban ditangani dengan baik.

 

Tertanda,

Humas PPID Dinas Perhubungan Aceh

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Gerak Cepat ASDP! Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Ditangani Maksimal, Keselamatan Jadi Fokus Utama

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:07 WIB

Aktivitas Penambangan Batu Ilegal di Bunut Seberang Merusak Lingkungan, Masyarakat Desak Pihak Terkait Segera Bertindak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Tambang batu Ilegal Di Pekon Bunut Sebrang Bebas Beraksi, Aparat Penegak Hukum Hanya Tutup Mata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:41 WIB

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bunda Nurul Siapkan Esensi Eksepsi dan Jawaban untuk DW dan Bambang Hartono, Proses Persidangan melalui e-Court

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Digital Masa Depan,Yamaha LT Pematang Pasir Berikan Pelatihan Yamaha Young Digital Enterpreneurship

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:36 WIB

LSM WASPADA PROVINSI LAMPUNG SOROTI LHKPN KEPALA BAPENDA PROVINSI LAMPUNG: LAPORAN HARTA SAAT JABAT DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan Akibat Pengolahan Emas di Lengkukai, Kades Diduga Terlibat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Celoteh Sandi FW: “Orang Bilang Tanah Kita Tanah Surga?

Berita Terbaru