*Bandung* – SMK Nagrak Purwakarta di bawah Yayasan Rahmat Lil Alamin (YARLA) sukses menggelar In House Training (IHT) selama 2 hari, Jumat-Sabtu, 10-11 Juli 2026 di Homestay Sarupi 17, Bandung. Sebanyak 11 guru mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan spiritual.

Acara dibuka secara resmi oleh H. Asep Ruslan, MS,S.Hut, Ketua Yayasan Rahmat Lil Alamin. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya peran guru di tengah tantangan zaman. “Guru yang unggul itu bukan hanya yang pendidikannya tinggi. Tapi guru yang bertemu banyak permasalahan di kelas dan mampu menyelesaikannya. Karena itu IHT ini penting agar kita bisa update dan punya solusi,” tegasnya.
Pak Asep juga menyoroti data terbaru hasil TKA 2025 dari Kemendikdasmen. “Data menunjukkan rata-rata IQ anak kita 78, sementara standar 90. Matematika rata-rata 2. Ini jadi PR kita bersama. Kalau satu cara mengajar tidak masuk, coba cara lain. Anak kita butuh kesabaran dan metode yang berbeda,” lanjutnya. Ia juga melaporkan 4 guru SMK Nagrak saat ini sedang mengikuti PPG, dan 3 di antaranya sudah menerima tunjangan dari pemerintah.
Salah satu narasumber, Dr. Rici Solihin, SE, M.Si, Dosen Universitas Ekuitas Indonesia menyampaikan materi Design Thinking dan pemanfaatan AI untuk pembelajaran. “Teknologi sudah maju. Jangan sampai lulusan kita justru dikalahkan oleh teknologi. Guru harus menjadi penggerak yang bisa menyetir AI, bukan disetir AI, agar lahir inovasi yang relevan dengan dunia industri,” ujarnya. Ia menambahkan, “Keunggulan kita sebagai guru adalah empati dan perhatian kepada murid. AI tidak bisa membentuk karakter. Tugas guru adalah memancing kreativitas siswa.”
Materi lain diisi oleh M. Megantara, S.T., M.M selaku dosen praktisi, *KH. Asep Rahmat, M.Ag, dan Asep Mulyana, S.P., M.M selaku Kepala Sekolah SMK Nagrak Purwakarta. Selain sesi materi, kegiatan juga diisi dengan agenda rohani: Sholat Subuh berjamaah, Ngaji Pagi, Senam bersama, dan ISHOMA.
Kepala Sekolah SMK Nagrak Purwakarta, Asep Mulyana, S.P., M.M menutup kegiatan dengan harapan besar. “IHT ini bukan hanya seremonial. Kami ingin setelah pulang dari sini, guru-guru punya semangat baru, ilmu baru, dan bisa langsung diterapkan di kelas demi kemajuan siswa SMK Nagrak,” pungkasnya. Kegiatan resmi ditutup Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 10.40 WIB.

SMK Nagrak Purwakarta terakreditasi B dengan nomor 420/1024/DIKMEN/2016. Memiliki 2 jurusan unggulan: Teknik Komputer Jaringan dan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Beralamat di Jln. Raya Nagrak RT.004/002 Desa Nagrak Kec. Darangdan Purwakarta.
(Red) **











































