4 Bulan Tak Selesai Pengerjaan Proyek SPAM Tampa Papan Informasi Di Pekon Tulung Agung Di Keluhkan Warga

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 07:21 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Di bawah terik matahari Pekon Tulung Agung, deru mesin bor masih memekal telinga. Padahal, kalender sudah menunjukkan pengujung Januari 2026. Sementara wilayah lain mulai memanen hasil pembangunan, warga Kecamatan Gadingrejo tampaknya dipaksa bersabar—atau mungkin, dipaksa menonton sebuah pertunjukan “proyek abadi” yang tak kunjung usai. Jum’at (30/01/2026)

​Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan yang seharusnya menjadi oase bagi warga, kini justru tampak seperti gundukan masalah yang terkubur di bawah tanah. Di Pekon Tulung Agung, dua titik proyek yang kabarnya menelan dana fantastis hingga Rp1 miliar per lokasi ini, masih berkutat dengan lumpur penggalian.

​Misteri Pemilik Proyek dan Papan Informasi yang “Gaib”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sangat menarik melihat bagaimana sebuah proyek bernilai miliaran rupiah bisa beroperasi layaknya operasi rahasia. Tanpa papan informasi, tanpa identitas. UU Keterbukaan Informasi Publik seolah hanya menjadi lembaran kertas tak bermakna di sini. Apakah ini proyek pemerintah (swakelola) atau rekanan swasta? Hanya rumput yang bergoyang yang mungkin tahu jawabannya.

​”Semenjak saya mulai kerja sekitar 25 hari lalu, saya belum pernah bertemu dengan pihak rekanan atau pemilik proyek ini,” ujar Ijal, salah satu pekerja bor di lokasi dengan nada polos. Kamis (29/01/2026)

​Ketidakhadiran sang “tuan proyek” ini dipertegas oleh Donet, Ketua P3A setempat. Selama empat bulan proses berjalan, sosok rekanan tersebut bak hantu; jejaknya ada dalam bentuk galian, namun batang hidungnya tak pernah nampak.

​”Apa tidak ada batas waktu pengerjaannya? Ini sudah empat bulan. Kami bingung, ini proyek siapa? Dari awal tidak ada papan informasinya,” keluh Donet retoris.

​Ujian Nyali Dinas Tekait: Sanksi atau Pembiaran?

​Keterlambatan yang berlarut-larut ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan cermin buruknya pengawasan. Publik kini mendesak Dinas Tekait untuk segera turun dari kursi nyaman mereka dan meninjau langsung “drama” di lapangan.

​Bukan sekadar meninjau, Dinas PUPR dituntut mengambil tindakan tegas. Jika terbukti ada kelalaian atau kesengajaan dari pihak rekanan yang membiarkan proyek ini melampaui batas waktu (addendum) tanpa kejelasan, maka sanksi
administratif hingga black list (daftar hitam) terhadap perusahaan terkait adalah harga mati. Rakyat tidak butuh alasan “kendala teknis”, rakyat butuh air yang mengalir, bukan pipa yang mangkrak.

​Tanpa tindakan nyata dari dinas terkait, maka wajar jika muncul mosi tidak percaya: Apakah ada “main mata” di balik diamnya pihak berwenang? Jangan sampai anggaran satu miliar rupiah ini hanya menguap menjadi monumen kegagalan yang memalukan wajah Kabupaten Pringsewu.

(Reza)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pernikahan Anak di Bawah Umur di Ulu Belu Tanggamus Masuki Babak Baru, Polres Tanggamus Akui Kendala Saksi ASN di Bengkulu
DIDUGA ADA “TONG” PENGOLAHAN EMAS DI WAY RATAI, TIGA LEMBAGA DESAK APARAT TURUN TANGAN
FAPMP Pringsewu Siap Gelar Aksi Besar-besaran, Soroti Dugaan Korupsi Tiga Dinas
Aset BUMDes Hadya Makmur Sidorejo: Klaim 107 Ekor, Hitungan Media Tak Capai 100 Ekor
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Imbau Warga Lampung Disiplin Gunakan Masker
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
Calon Kakon Incumbent Tidak Bisa Maju Kembali Jika Bermasalah dengan ADD & Belum Selesaikan Temuan Inspektorat
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:36 WIB

Gagasan Brilian Kaskogartap II/Bandung! Catur Rakyat di HUT ke-81 TNI Bikin Heboh Warga

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Sabtu, 12 September 2026 - 15:33 WIB

Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Berita Terbaru