Aset BUMDes Hadya Makmur Sidorejo: Klaim 107 Ekor, Hitungan Media Tak Capai 100 Ekor

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 07:27 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*SUMBEREJO* – Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Hadya Makmur Sejahtera Pekon Sidorejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, diduga bermasalah. Sejumlah kejanggalan terungkap dari pengakuan pengurus lapangan hingga hasil penelusuran awak media, Jumat [4/9/2026].[ Hadya Makmur Sejahtera ]

*Sekdes Klaim Jalan, Orang Tua Direktur Sebut Sudah Mundur*
Rohmadi selaku Sekretaris Desa Sidorejo menyatakan BUMDes di wilayahnya berjalan normal dan sudah menghasilkan telur setiap hari.

“BUMDes kita mah nggak ada masalah, jalan. Kan udah di audit semua BUMDes belum lama ini, semua pekon kan,” tutur Rohmadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rohmadi menyebut Direktur BUMDes bernama Niam Baradanti yang kini berstatus PNS di SMA Simpang Kanan.

Namun orang tua Niam, Marbani, membantah. “Anak saya sudah mundur dari BUMDes lebih kurang satu tahun lalu, sejak dia diangkat PNS,” jelas Marbani di rumahnya.

Sementara Kepala Pekon Sidorejo Ali Yunus tidak bersedia memberikan keterangan saat ditemui di kantor pekon.

*Pengakuan Pengurus vs Fakta Lapangan*
Ngadiono, yang mengaku sebagai pengurus sapi dan bebek BUMDes, membongkar sejumlah fakta.

“Saya cuma digaji satu juta sama Maratus ketua BUMDesnya. Yang ngasihin gaji itu ya Maratus. Rumahnya di seberang rumah Pak Lurah itu,” kata Ngadiono.

Soal produksi telur, Ngadiono menyebut awalnya belum normal. “Normalnya sekitar empat bulan. Setiap hari menghasilkan 150 telur sekitar 3 bulan. Sekarang sudah berkurang hasilnya, sudah menurun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngadiono mengaku setiap hari ada yang mengambil dan menjual telur. “Setiap hari Maratus suruhan Pak Kakon yang ngambil telur dan menjualnya,” ungkapnya.

Untuk jumlah bebek, Ngadiono menyebut saat ini tinggal 107 ekor dari awal 200 ekor yang sudah siap bertelur. Namun berdasarkan hitungan dan pantauan langsung awak media di kandang BUMDes, jumlah bebek saat ini sudah tidak mencapai 100 ekor.

“Sapi pertama aja ada dua, modalnya Rp30 juta. Tapi sudah dijual Pak Kakon Ali Yunus Rp28 juta setelah saya urus kurang lebih enam bulan,” terangnya.

Berdasarkan informasi, Badan Pengawas BUMDes Hadya Makmur Sejahtera dijabat oleh Kepala Sekolah di salah satu SDN di Sidorejo, hal ini di benarkan oleh Rohmadi sekdes, bahkan madi mengatakan itu kan peraturan lama boleh merangkap jabatan ucapnya kepada media.

Padahal berdasarkan *PP Nomor 11 Tahun 2021* dan *Permendes PDTT Nomor 3 Tahun 2021*, terdapat beberapa poin yang diduga dilanggar:
1. *Akuntabilitas*: Penjualan sapi oleh Kepala Pekon dan pengambilan telur oleh “suruhan” tanpa laporan resmi.
2. *Transparansi*: Selisih jumlah aset bebek antara pengakuan pengurus 107 ekor dengan hasil hitung awak media kurang dari 100 ekor.
3. *Struktur*: Adanya jabatan “Ketua BUMDes” Maratus yang tidak sesuai struktur baku PP 11/2021.
4. *Rangkap Jabatan*: Jika Direktur masih tercatat Niam Baradanti yang sudah PNS.

Hingga berita ini diturunkan, BHP, pengurus BUMDes maupun Pemkab Tanggamus belum memberikan keterangan resmi.

{TIM}

Berita Terkait

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?
Bunda Nurul Siapkan Esensi Eksepsi dan Jawaban untuk DW dan Bambang Hartono, Proses Persidangan melalui e-Court
Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Digital Masa Depan,Yamaha LT Pematang Pasir Berikan Pelatihan Yamaha Young Digital Enterpreneurship
LSM WASPADA PROVINSI LAMPUNG SOROTI LHKPN KEPALA BAPENDA PROVINSI LAMPUNG: LAPORAN HARTA SAAT JABAT DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA
LSM Trinusa DPD Lampung Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan Akibat Pengolahan Emas di Lengkukai, Kades Diduga Terlibat
Celoteh Sandi FW: “Orang Bilang Tanah Kita Tanah Surga?
Cegah bentrok Sesama Warga, DPC ASWIN Mendesak Pemkab Pringsewu Tunda Pilkakon Pekon Bandung Baru Barat
Celoteh Sandi FW: Kebakaran Atau KeKaburan Hutan?

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Bapak Jenderal H.Prabowo Subianto Perintahkan Panglima TNI Kapolri Arahkan Jajaran Jumling Ajak Warga Hindari Narkoba Tawuran Matel !!!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Unjuk Rasa 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Lima Tuntutan Elemen Mahasiswa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Hasil Penggeledahan KPK Jadi Bukti Tambahan, DPN LSM TRINUSA Siap Gelar Aksi 500 Massa di Gedung Merah Putih pada 15 Oktober 2026

Selasa, 1 September 2026 - 22:03 WIB

“Budi Arie Clear!” Aktivis Nasional Minta Publik Hentikan Spekulasi soal Kasus Judi Online

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Resmi Dilantik di Ancol, KSB DPD GBRAN Provinsi Lampung Siap Mengabdi untuk Masyarakat diketuai oleh Reno Rosalino Maesa, S.E.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Pelantikan DPD GBRAN, Ketum Rimso Maruli Sinaga, S.H., M.H. Tegaskan Soliditas Organisasi,Presiden Ke-7 RI Hadir

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:47 WIB

GANTARA Berikan Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Di Lantiknya Dr. Sudaryono B. Eng. M.M MBA Sebagai Kepala BGN

Berita Terbaru

LAMPUNG

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:41 WIB