LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:35 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Anggaran dan Aset Rakyat (PAGAR) Provinsi Lampung mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus untuk membuka secara transparan pengelolaan anggaran tahun 2026. Desakan ini menyusul temuan sejumlah pos anggaran dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Penyedia yang dinilai bermasalah, mulai dari fragmentasi paket hingga dugaan penggelembungan anggaran.

Ketua LSM PAGAR Lampung, Ahmad Padlan, S.H., menyatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada BPBD Kabupaten Tanggamus untuk meminta klarifikasi dan dokumen pendukung. Namun hingga kini, tidak ada jawaban maupun respons dari pihak BPBD.

“Kami sudah bersurat, sudah meminta transparansi, tetapi hingga kini belum ada jawaban dari pihak BPBD Kabupaten Tanggamus. Sikap bungkam ini sangat disayangkan dan mencederai semangat keterbukaan informasi publik,” ujar Ahmad Padlan dalam keterangan persnya, Jumat [04/09/2026].

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data RUP Penyedia BPBD Kabupaten Tanggamus tahun 2026 yang dihimpun LSM PAGAR, puluhan paket pengadaan dengan total nilai mencapai miliaran rupiah didominasi oleh metode E-Purchasing dan Pengadaan Langsung. Sejumlah pos anggaran menjadi sorotan tajam, di antaranya:

· Belanja modal Excavator senilai Rp1.500.000.000 yang direncanakan pada April 2026 melalui metode E-Purchasing.
· Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Penataan Ruang senilai Rp200.000.000 dan Rp75.000.000 yang seluruhnya menggunakan metode Pengadaan Langsung.
· Belanja Bahan-Bahan Bakar dan Pelumas yang terpecah dalam puluhan paket dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah.
· Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor yang mengalami fragmentasi puluhan paket dengan metode E-Purchasing.

“Kami menemukan pola yang mengkhawatirkan. Dominasi metode Pengadaan Langsung dan E-Purchasing tanpa disertai rincian yang jelas berpotensi membuka ruang penyalahgunaan anggaran,” tegas Ahmad Padlan.

LSM PAGAR juga menyoroti adanya paket dengan nama serupa yang dipecah menjadi beberapa paket terpisah, seperti Belanja Bahan Cetak yang terbagi dalam puluhan paket dengan nilai bervariasi. Pola ini, menurut Ahmad Padlan, berpotensi digunakan untuk menghindari mekanisme lelang yang lebih kompetitif dan transparan.

“Kami tidak ingin berspekulasi, tetapi pola penganggaran seperti ini sangat rawan terhadap praktik mark-up dan kolusi. Publik berhak tahu ke mana uang negara digunakan,” imbuhnya.

Ahmad Padlan menegaskan, jika BPBD Kabupaten Tanggamus tetap bungkam dan tidak memberikan respons atas surat yang telah dilayangkan, LSM PAGAR akan mengambil langkah tegas.

“Kami akan turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat. Ini bukan ancaman, ini adalah bentuk pengawasan sosial yang menjadi hak kami sebagai masyarakat. Kami mendesak BPBD Kabupaten Tanggamus segera membuka diri dan memberikan klarifikasi atas temuan-temuan kami,” tegas Ahmad Padlan.

Desakan transparansi anggaran ini sejalan dengan sejumlah sorotan serupa yang dilakukan LSM lain di Lampung terhadap pengelolaan keuangan daerah . Ahmad Padlan sendiri sebelumnya juga aktif menyoroti dugaan penyimpangan anggaran di berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan Pesisir Barat dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pesisir Barat, dengan ancaman pelaporan ke Kejaksaan Tinggi Lampung .

“Sikap bungkam dan tidak kooperatif justru menguatkan dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan. Kami meminta BPBD Kabupaten Tanggamus untuk bersikap profesional dan terbuka. Jika tidak, kami akan melaporkan temuan ini ke aparat penegak hukum,” pungkas Ahmad Padlan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BPBD Kabupaten Tanggamus belum memberikan tanggapan resmi atas desakan LSM PAGAR

Berita Terkait

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?
Bunda Nurul Siapkan Esensi Eksepsi dan Jawaban untuk DW dan Bambang Hartono, Proses Persidangan melalui e-Court
Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Digital Masa Depan,Yamaha LT Pematang Pasir Berikan Pelatihan Yamaha Young Digital Enterpreneurship
LSM WASPADA PROVINSI LAMPUNG SOROTI LHKPN KEPALA BAPENDA PROVINSI LAMPUNG: LAPORAN HARTA SAAT JABAT DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA
LSM Trinusa DPD Lampung Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan Akibat Pengolahan Emas di Lengkukai, Kades Diduga Terlibat
Celoteh Sandi FW: “Orang Bilang Tanah Kita Tanah Surga?
Cegah bentrok Sesama Warga, DPC ASWIN Mendesak Pemkab Pringsewu Tunda Pilkakon Pekon Bandung Baru Barat
Celoteh Sandi FW: Kebakaran Atau KeKaburan Hutan?

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Bapak Jenderal H.Prabowo Subianto Perintahkan Panglima TNI Kapolri Arahkan Jajaran Jumling Ajak Warga Hindari Narkoba Tawuran Matel !!!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Unjuk Rasa 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Lima Tuntutan Elemen Mahasiswa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Hasil Penggeledahan KPK Jadi Bukti Tambahan, DPN LSM TRINUSA Siap Gelar Aksi 500 Massa di Gedung Merah Putih pada 15 Oktober 2026

Selasa, 1 September 2026 - 22:03 WIB

“Budi Arie Clear!” Aktivis Nasional Minta Publik Hentikan Spekulasi soal Kasus Judi Online

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Resmi Dilantik di Ancol, KSB DPD GBRAN Provinsi Lampung Siap Mengabdi untuk Masyarakat diketuai oleh Reno Rosalino Maesa, S.E.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Pelantikan DPD GBRAN, Ketum Rimso Maruli Sinaga, S.H., M.H. Tegaskan Soliditas Organisasi,Presiden Ke-7 RI Hadir

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:47 WIB

GANTARA Berikan Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Di Lantiknya Dr. Sudaryono B. Eng. M.M MBA Sebagai Kepala BGN

Berita Terbaru

LAMPUNG

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:41 WIB