Elemen Masyarakat Menyoroti Klaripikasi Walikota Terkait APBD Kota Metro Tahun 2025

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 01:31 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klarifikasi yang dilontarkan oleh Walikota Metro terkait problematika pembayaran proyek tahun anggaran 2025, Yang mengatakan ‘Hal yang Wajar’ serta tidak melanggar aturan di sejumlah media online beberapa waktu lalu mendapat reaksi beragam dari beberapa elemen masyarakat.

Ir Repandi Tokoh Masyarakat ( Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro )

Ir.Repandi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro saat memberikan tanggapan nya kepada Wartawan mengatakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Gagal bayar itu itu istilahnya dan artinya sangat jelas, yaitu para rekanan atau kontraktor belum dibayar pada tahun anggaran berjalan.
Ini bukan sekadar keterlambatan administrasi, tapi bukti adanya masalah serius dalam pengelolaan keuangan daerah.” urainya.

Lebih lanjut Repandi Menegaskan,

Kalau alasannya karena defisit anggaran, maka yang harus dipertanyakan adalah kinerja Panitia Anggaran Pemerintah Kota Metro. Mereka seharusnya mampu memprediksi potensi pendapatan daerah secara akurat sejak awal penyusunan APBD.

“Jika penyusunan target PAD dilakukan dengan cermat dan realistis, defisit sebesar ini seharusnya tidak terjadi. Jangan sampai kesalahan perencanaan anggaran justru dibebankan kepada para pelaku usaha dan kontraktor kecil.” Tegas pria yang dikenal bapak pembangunan selama menjabat kepala dinas PU di Kota Metro

” Yang paling dirugikan dalam situasi ini adalah para pengusaha ekonomi lemah yang sudah bekerja, sudah mengeluarkan modal, tetapi haknya tidak dibayarkan. Ini sangat tidak adil dan bisa merusak kepercayaan dunia usaha terhadap Pemerintah Kota Metro.” Tutupnya.

Sementara itu disisi lain, Tanggapan beragam juga datang dari Hi.Herman Sismono ( Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Metro ) saat memberikan tanggapan nya kepada wartawan mengatakan,.

 

“Persoalan gagal bayar ini seharusnya dibuka secara transparan kepada publik. Pemerintah Kota Metro wajib menjelaskan secara rinci sektor pendapatan yang menjadi dasar penyusunan anggaran, baik yang bersumber dari DAU, PAD, dana bagi hasil, maupun pendapatan lainnya.” urai pria yang dikenal familiar ini.

Lebih lanjut Herman Sismono menambahkan.

” Masyarakat berhak tahu, pendapatan mana yang tidak tercapai dan apa penyebabnya, sehingga defisit ini bisa dipahami secara objektif dan tidak menimbulkan spekulasi.” tambahnya.

“Karena ini sudah dianggarkan melalui APBD Tahun 2025, maka seluruhnya memiliki dasar regulasi yang jelas. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi, karena APBD adalah dokumen publik yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.” Tegas Herman sismono.

(Reza)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pernikahan Anak di Bawah Umur di Ulu Belu Tanggamus Masuki Babak Baru, Polres Tanggamus Akui Kendala Saksi ASN di Bengkulu
DIDUGA ADA “TONG” PENGOLAHAN EMAS DI WAY RATAI, TIGA LEMBAGA DESAK APARAT TURUN TANGAN
FAPMP Pringsewu Siap Gelar Aksi Besar-besaran, Soroti Dugaan Korupsi Tiga Dinas
Aset BUMDes Hadya Makmur Sidorejo: Klaim 107 Ekor, Hitungan Media Tak Capai 100 Ekor
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Imbau Warga Lampung Disiplin Gunakan Masker
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
Calon Kakon Incumbent Tidak Bisa Maju Kembali Jika Bermasalah dengan ADD & Belum Selesaikan Temuan Inspektorat
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:36 WIB

Gagasan Brilian Kaskogartap II/Bandung! Catur Rakyat di HUT ke-81 TNI Bikin Heboh Warga

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Sabtu, 12 September 2026 - 15:33 WIB

Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Berita Terbaru