Penggelapan Bebek di Cianjur, BUMDes Kamurang Diminta Klarifikasi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:56 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggelapan Bebek di Cianjur, BUMDes Kamurang Diminta Klarifikasi

Cianjur – satunews.net–Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2025 di Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, kembali menuai polemik. Pasalnya, kelompok penerima manfaat diduga menggelapkan puluhan ekor bebek yang merupakan bagian dari program tersebut. Selasa (16/12/25) .

Berdasarkan hasil investigasi tim media, Direktur BUMDes Kamurang, M, tidak dapat ditemui di kandangnya, dan kandang tersebut terlihat kosong. Tidak ada koordinasi atau persetujuan dari pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, bebek tersebut tidak ada,” kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, salah satu warga yang berinisial US mengungkapkan bahwa jumlah awal bebek yang diterima kelompok mencapai 400 ekor. Dari jumlah tersebut, diduga telah dijual oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dan sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya.

“Tidak ada laporan resmi terkait penjualan maupun ke mana perginya bebek-bebek itu. Semua dilakukan sepihak olehnya. Saya tidak berani mengatakan dijualnya ke siapa, karena takut berbahaya nantinya,” ujar US.

Tindakan tersebut dinilai melanggar prinsip transparansi dalam pengelolaan Dana Desa, serta tidak sesuai dengan mekanisme kerja kelompok usaha di bawah naungan BUMDes. Penjualan aset kelompok tanpa musyawarah dan persetujuan resmi dapat berujung pada proses hukum jika terbukti melanggar ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak BUMDes Kamurang terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat belum mendapat respons.

Ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap implementasi Dana Desa, agar program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (*).

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bunda Nurul Siapkan Esensi Eksepsi dan Jawaban untuk DW dan Bambang Hartono, Proses Persidangan melalui e-Court

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Digital Masa Depan,Yamaha LT Pematang Pasir Berikan Pelatihan Yamaha Young Digital Enterpreneurship

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:36 WIB

LSM WASPADA PROVINSI LAMPUNG SOROTI LHKPN KEPALA BAPENDA PROVINSI LAMPUNG: LAPORAN HARTA SAAT JABAT DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan Akibat Pengolahan Emas di Lengkukai, Kades Diduga Terlibat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Celoteh Sandi FW: “Orang Bilang Tanah Kita Tanah Surga?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Cegah bentrok Sesama Warga, DPC ASWIN Mendesak Pemkab Pringsewu Tunda Pilkakon Pekon Bandung Baru Barat

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Celoteh Sandi FW: Kebakaran Atau KeKaburan Hutan?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Dugaan Korupsi APBDes 2024 Rugikan Negara Rp585 Juta

Berita Terbaru