KDM Dorong Kabupaten dan Kota Punya Kampung Budaya yang Jadi Idola Turis

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:38 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KDM Dorong Kabupaten dan Kota Punya Kampung Budaya yang Jadi Idola Turis

Satunews.net

*KABUPATEN SUMEDANG -* Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat memiliki sebuah kampung budaya dengan ciri khas khusus dan berbasis kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dalam Pagelaran Budaya Mapag Pajajaran Anyar, Medal Gapura Ekosistem Budaya Kasumedangan yang berlangsung di Pendopo PPS dan Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Rabu malam (29/10/2025).

KDM Dorong Kabupaten dan Kota Punya Kampung Budaya yang Jadi Idola Turis

“Pemprov Jabar siap membantu kabupaten/kota untuk membangun satu kawasan kampung dengan ciri khas masing-masing daerah. Contohnya, di sini dibangun Kampung Kasumedangan dengan 100 hingga 200 rumah di dalamnya, dibangun dengan karakter Sumedang Larang,” ujar KDM.

Nantinya masyarakat di kampung tersebut, termasuk anak-anak, akan diberikan pelatihan mengelola wisata, kuliner, dan kerajinan. Masyarakat juga akan dilatih mengelola alam dan lingkungan. Dengan begitu, kampung itu akan menjelma sebagai kampung wisata dengan karakter lokal.

“Saya sudah berhasil bangun di Purwakarta, nanti di Majalengka, Cirebon dan lainnya. Pemprov Jabar siap membantu sehingga nanti akan ada 27 kampung wisata yang bakal menjadi idolanya para turis kalau berkunjung ke Jabar,” tuturnya.

Menurut KDM, khusus untuk Sumedang, atraksi yang menarik turis yaitu pembuatan tahu Sumedang dan ubi cilembu. Ia sudah merancang desain khusus kios tahu Sumedang sehingga akan tampil menarik dan tidak terkesan kumuh. Wisatawan pun dapat melihat proses pembuatan tahu sumedang atau ubi cilembu di kios itu.

“Bangunannya harus bagus, bahan bakunya terbaik, produknya terstandarisasi sehingga akan tercipta merek tahu Sumedang yang menarik. Nanti bisa seperti makanan cepat saji, _franchise_ ada dimana-mana,” tambahnya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan agenda ini sebagai momentum strategis memperkuat citra Sumedang sebagai pusat budaya Sunda dan pariwisata nasional. Ia berharap, citra yang kuat dapat mempermudah investasi.

Selain seni budaya, dalam acara Medal Gapura Ekosistem Budaya Kasumedangan juga diluncurkan Platform Sumedang _Investment Experience_ (SIX) sekaligus Sosialisasi Kredit Program Perumahan.

“SIX adalah upaya kami dalam mempermudah investasi. Jika investasi masuk cepat, maka lapangan kerja juga akan cepat tersedia dan pertumbuhan ekonomi menjadi bagus,” ujarnya.

Terkait perumahan, di Sumedang setiap desa memiliki program untuk memperbaiki sedikitnya lima rumah tidak layak huni dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Jika ada 270 desa, maka akan ada 1.350 rumah yang diperbaiki. Jumlah itu akan semakin banyak jika ditambah dengan APBD Kabupaten dan Provinsi Jabar serta bantuan dari pusat dan pihak swasta.

Menteri KKP Maruarar Sirait mengajak pengusaha perumahan, toko bangunan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden RI Prabowo.

“Khusus untuk program KUR Perumahan, pemerintah siapkan insentif buat pelaku UMKM sampai toko bangunan dan untuk pengembang diberikan subsidi sebesar lima persen,” tuturnya.

Acara Pagelaran Budaya Mapag Pajajaran Anyar, Medal Gapura Ekosistem Budaya Kasumedangan dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Sekda Jabar Herman Suryatman, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan diikuti oleh ratusan pengembang, kontraktor, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar lokasi.

*HUMAS JABAR*
*Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat*
*Adi Komar*

Berita Terkait

SPPG Tersana Kedepankan Pencegahan, Pastikan Kualitas Makanan dan Layanan MBG Tetap Maksimal
Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!
Komunitas Suporter Lintas Wilayah Sepakat Wujudkan Sepak Bola Aman, Damai dan Bermartabat
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
SMK NAGRAK PURWAKARTA GELAR IHT 2 HARI, BEKALI GURU DENGAN DESIGN THINKING DAN PENGUATAN KARAKTER
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Gerakan Moral Pelajar Bogor: Stop Tawuran, Cerdas Bermedia Sosial, Siap Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Kamis, 3 September 2026 - 23:17 WIB

Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 11:58 WIB

Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar

Berita Terbaru