Santri Diminta Jadi Garda Terdepan Bangsa

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:17 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.net

Kota Cimahi // Pemerintah Kota Cimahi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Cimahi menggelar Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Cimahi Tahun 2025 di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Rabu (22/10). Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti sekitar 30 pondok pesantren dari berbagai wilayah di Cimahi. Selain para santri, acara tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kiai, alim ulama, serta pimpinan pondok pesantren. Usai pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al-Mukarrom Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh santri Indonesia untuk memperkuat peran dan tanggung jawab terhadap bangsa dan agama. “Tahun ini, Hari Santri mengusung tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, yang menggambarkan tekad kuat kaum santri untuk terus menjaga nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para ulama dan pejuang terdahulu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Lebih lanjut, Ngatiyana menekankan bahwa santri memiliki peran besar dalam sejarah bangsa. Santri bukan hanya pelajar agama, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang berjuang mempertahankan kedaulatan Indonesia dengan ilmu dan keikhlasan. “Semangat itu pula yang harus kita warisi hari ini, di tengah tantangan global dan perubahan zaman yang begitu cepat,” ujarnya. Ngatiyana mengajak para santri untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan agar tetap relevan dalam menghadapi era digital.

Menurut Ngatiyana, santri masa kini tidak boleh berhenti hanya pada kemampuan membaca kitab kuning, tetapi juga harus menjadi generasi yang cerdas secara digital, kreatif, dan tangguh menghadapi arus globalisasi. “Tugas santri saat ini bukan hanya menjaga Indonesia dari penjajahan fisik, tetapi juga dari penjajahan pemikiran dan moral. Santri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa,” tegasnya.

Wali Kota Cimahi juga menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang berlandaskan ilmu dan akhlak. Ngatiyana berharap para santri mampu menjadi penerus perjuangan ulama terdahulu serta berani bermimpi besar membawa nama Indonesia di kancah dunia. “Mari jadikan Hari Santri 2025 sebagai momentum memperkuat tekad membangun Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan bermartabat di mata dunia,” ungkapnya.

‎Dalam sesi wawancara, Wali Kota Cimahi menyampaikan bahwa Hari Santri memiliki makna mendalam karena santri adalah generasi penerus bangsa sekaligus penjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Santri-santri merupakan tiang penjaga Indonesia dalam mengamankan dan menjaga keutuhan NKRI sejak zaman dahulu hingga sekarang,” jelasnya. Ngatiyana berharap momentum Hari Santri dapat terus menumbuhkan semangat para santri untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan, khususnya di Kota Cimahi yang dikenal sebagai kota agamis.

Wali Kota Cimahi menyampaikan harapan agar para santri di Kota Cimahi terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan visi menjadikan Cimahi sebagai kota yang agamis, rukun, dan damai tanpa membedakan suku, ras, maupun agama. Ngatiyana berpesan agar para santri senantiasa belajar, berkarya, dan berjuang dengan semangat cinta tanah air (Bidang IKPS).

(Tini) **

Berita Terkait

Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Bupati OKU Teddy Meilwansyah Turun Tangan, Genjot Pengurasan Pipa PDAM Tirta Raja Jawab Keluhan Air Keruh
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong
Anak-Anak Rimba Cianjur Selatan: 5 Tahun Hidup di Dasar Hutan, Pemerintah Ada di Mana?
Pangdam III/Siliwangi: Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Penguat Ekonomi Kerakyatan
Rancamanyar-Rancamulya 50 Persen, Tirta Raharja Target 1.000 Sambungan Baru
Konsolidasi Akbar PMII
Ketua DPRD Tapteng Laporkan Plt Lurah ke Polisi, Dugaan Perlawanan Saat Mediasi Bantuan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:17 WIB

Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:05 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:47 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:21 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel

Senin, 25 Mei 2026 - 17:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:10 WIB

Lumpur Pascabanjir di Aceh Tenggara Dibersihkan Hingga Malam, BPJN 3.5 Kejar Pemulihan Jalan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:15 WIB

Upaya Pembersihan Pascabanjir di Desa Kuning Rampung, BPJN Aceh 3.5 Fokus Pulihkan Jalan Nasional

Berita Terbaru