Anak-Anak Rimba Cianjur Selatan: 5 Tahun Hidup di Dasar Hutan, Pemerintah Ada di Mana?

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:45 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-Anak Rimba Cianjur Selatan: 5 Tahun Hidup di Dasar Hutan, Pemerintah Ada di Mana?

CIANJUR SELATAN– Jarak dari jalan raya ke rumah mereka tidak diukur dengan kilometer, tapi dengan keringat, tanjakan, dan tikungan maut. Di dasar hutan Cianjur Selatan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hidup sebuah keluarga 5 orang yang bertahun-tahun luput dari perhatian.

Sebut saja Neng En dan keluarganya. Mereka tinggal di sebuah gubuk di tengah hutan, kiri kanan jurang curam, jalan setapak berliku yang harus ditempuh berjam-jam untuk sampai ke perkampungan terdekat. Kisah ini pertama kali terekam oleh konten kreator medsos Om P, yang mendokumentasikan keseharian mereka dalam petualangan ke pelosok Cianjur Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologis Hidup di Ujung Rimba

Tahun 1-2: Bertahan dengan Apa Adanya  

Keluarga Neng En memilih tinggal di dasar hutan bukan karena ingin mengasingkan diri. Awalnya mereka pindah ke lahan warisan yang jauh dari akses jalan. Untuk ke pasar, mereka harus berjalan 2-3 jam menuruni dan menaiki tebing. Air diambil dari mata air, listrik tidak ada. Makan sehari-hari bergantung pada hasil kebun kecil: singkong, pisang, sayur yang ditanam sendiri.

Tahun 3-4: Anak-Anak Tumbuh Tanpa Sekolah Tetap

Lima anggota keluarga itu hidup dengan rutinitas yang sama setiap hari. Pagi mencari kayu bakar, siang mengurus kebun, malam beristirahat dengan penerangan lampu teplok. Anak-anak mereka putus-nyambung sekolah karena jarak ke SD terdekat lebih dari 8 km. Hujan sedikit saja, jalan setapak jadi licin dan berbahaya.

Tahun 5: Ketahuan Dunia Luar Lewat Medsos  

Baru ketika Om P, seorang petualang medsos, mendokumentasikan perjalanan ke lokasi itu, publik tahu ada warga Cianjur yang hidup seperti “terasing” di zaman sekarang. Video itu memperlihatkan bagaimana keluarga Neng En menyambut tamu dengan senyum, meski hidup dalam keterbatasan. Tidak ada sinyal, tidak ada akses kesehatan, tidak ada bantuan yang datang rutin.

Pertanyaan Besar: Pemerintah Ada di Mana?

Kisah ini menimbulkan satu pertanyaan yang menusuk: ke mana peran pemerintah?

1. Dinas Perumahan dan Pemukiman 

Mengapa ada warga yang hidup di lokasi rawan longsor dan sulit dijangkau tanpa program relokasi atau pembangunan infrastruktur dasar? Rumah layak huni dan akses jalan adalah hak dasar warga negara.

2. Dinas Sosial dan Perekonomian  

Di mana program pemberdayaan ekonomi untuk keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan ekstrem? Bantuan sosial, PKH, atau program usaha mikro seharusnya bisa menyentuh mereka.

3. Dinas Dukcapil  

Apakah anak-anak di keluarga ini memiliki akta kelahiran, KTP, dan akses layanan kependudukan? Tanpa dokumen, mereka akan terus terpinggirkan dari program bantuan pemerintah.

4. Tanggung Jawab Bupati Cianjur  

Sebagai kepala daerah, Bupati memiliki tanggung jawab memastikan tidak ada warganya yang tertinggal. Program Cianjur Manjur seharusnya menyentuh hingga ke titik nol: desa paling terpencil, hutan paling dalam.

Hutan Bukan Alasan untuk Dilupakan

Keluarga Neng En bukan satu-satunya. Di Cianjur Selatan, masih ada kantong-kantong warga yang hidup di wilayah sulit dijangkau. Mereka bukan menolak modernisasi, tapi sistem yang belum menjangkau mereka.

Pemerintah daerah tidak bisa lagi berdalih “jauh” dan “sulit diakses”. Justru karena sulit, negara harus hadir. Jalan, jembatan gantung, listrik tenaga surya, posyandu keliling, dan sekolah luar biasa sudah banyak diterapkan di daerah terpencil lain.

Kisah Neng En dan Om P adalah pengingat: pembangunan tidak selesai di pusat kota. Pembangunan selesai ketika anak di dasar hutan bisa sekolah, berobat, dan merasa menjadi bagian dari Indonesia.

Redaksi SatuNews. Id

Kami membuka ruang bagi pembaca yang memiliki informasi serupa di wilayah lain. Kirimkan kisahnya, agar tidak ada lagi warga yang hidup dalam diam.

 

Berita Terkait

PPP AD Kabupaten Karo Resmi Punya Nahkoda Baru, Esra Barus Pimpin Periode 2026-2031
Diduga Metode Untuk Melindungi Mamak Maling, Polsek Pancur Batu Limpahkan Kembali Laporan Dugaan Fitnah Ke Polrestabes Medan !
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Jaga Soliditas dan Sinergitas, Kapolres dan Forkopimda Simalungun Serta Pematang Siantar Gelar Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Green Policing: Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Gaungkan untuk Cegah Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:01 WIB

Dukung Kenaikan Gaji TNI: Prajurit Sejahtera, Pertahanan Negara Semakin Kuat

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:37 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:01 WIB

GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:25 WIB

Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Sampaikan Ucapan Menyentuh di Hari Koperasi Nasional ke-79: “Koperasi Adalah Rumah Gotong Royong Melawan Pengangguran”

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:19 WIB

Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Mendukung Pemekaran Daerah Secepatnya Masyarakat Menunggu Dengan Sangat !!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:53 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:29 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Polri Ungkap Dugaan Korupsi Batu Bara, Jangan Ada Intervemsi

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:01 WIB

Rumah Moderasi Sampaikan Dukungan Ke Polri, Ingatkan Potensi Ancaman Radikal Bagi Anak Bangsa Melalui Ruang Digital

Berita Terbaru