SATUNEWS.NET– Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pengabdian kepada masyarakat, BINUS University bekerja sama dengan Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM Internasional) pada Jumat, 25 April 2025.
Salah satu agenda utama program ini adalah kunjungan langsung ke Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.

Program ini bertujuan membangun kemitraan antara institusi pendidikan tinggi dan komunitas lokal, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor informal, dalam menghadapi tantangan era digital.
Pasar Bunga Rawa Belong dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan bunga terbesar di Indonesia, dengan potensi ekonomi yang besar namun masih menghadapi kendala dalam aspek pemasaran dan digitalisasi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Cheng Kin Meng dari UTAR Malaysia, serta dosen dari BINUS Online Learning—unit pendidikan BINUS yang telah berpengalaman dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam pembelajaran.
Mahasiswa dan karyawan BINUS University juga turut terlibat aktif dalam kegiatan ini. Dukungan strategis diberikan oleh Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian (PPSHP) dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, selaku pengelola Pasar Bunga Rawa Belong.
Selama kunjungan, disampaikan dua topik utama yang dirancang untuk memberikan nilai tambah kepada para pedagang dan pengelola usaha di pasar tersebut. Topik pertama, “Optimalisasi Profit Melalui Gamifikasi di Social Media Marketing”, memberikan wawasan mengenai pemanfaatan elemen permainan (gamification) dalam strategi pemasaran digital guna meningkatkan keterlibatan dan loyalitas pelanggan.
Topik kedua, “Karakteristik Pelanggan dalam Bisnis Digital”, membahas pentingnya memahami perilaku serta preferensi konsumen sebagai dasar dalam merancang strategi penjualan yang lebih efektif di era digital.
Selain menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, program ini juga berfungsi sebagai media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dan dosen untuk menerapkan ilmu secara langsung di lapangan.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menciptakan hubungan timbal balik yang menguntungkan antara perguruan tinggi, mitra industri, dan komunitas lokal. Lebih jauh, PkM Internasional ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan lintas negara dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.***










































