DPRD Terus Mendorong Pemkab Sumenep Dalam Meningkatkan PAD

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:47 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenephttp://Satunews.Net  Stunews.Net-DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) untuk selalu berinovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dul Siam, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten perlu mengambil langkah strategis agar mampu meningkatkan PAD secara signifikan.

“Sumenep harus mampu mengurangi ketergantungan pada pusat dengan menggali potensi yang ada. Terobosan dalam berbagai sektor, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif, sangat diperlukan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ketergantungan daerah terhadap dana pusat masih sangat tinggi, sehingga perlu solusi konkret guna mencapai kemandirian fiskal dan mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membahas strategi peningkatan PAD.

“Kami menyoroti stagnasi pertumbuhan PAD dalam rapat pembahasan APBD 2025. Target minimal yang kami tetapkan adalah Rp 350 miliar,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa DPRD akan terus melakukan evaluasi terhadap progres peningkatan PAD. APBD Sumenep tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 2,83 triliun.

“Namun pada saat ini, capaian 87 persen atau Rp 2,26 triliun masih berasal dari dana transfer pemerintah pusat. Sementara, PAD Sumenep baru mencapai Rp 318,33 miliar, dengan pendapatan lain-lain sekitar Rp 12,5 miliar,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab diharapkan bekerja lebih keras dalam mengoptimalkan sektor unggulan daerah agar mampu meningkatkan pendapatan secara mandiri menuju kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan dari dana pusat.

“Melalui inovasi dan optimalisasi potensi yang ada di daerah, kemandirian fiskal berarti kemampuan suatu daerah untuk membiayai kebutuhannya sendiri tanpa selalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Hal ini bisa dicapai dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak, retribusi,” pungkasnya.

Sebagai tambahan, dengan adanya terobosan baru, diharapkan tidak lagi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. (ib).

Berita Terkait

Bupati Sumenep Raih Penghargaan dari BKN untuk Layanan Penetapan NIP Terbaik
Sumenep Susun RAD TPB/SDGs 2025-2029 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pencarian Jasad Hariono Berakhir, Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai
Bupati Sumenep Lantik Ketua TP-PKK, Perempuan Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Rakyat
Memiliki Banyak Prestasi, SMA Negeri 1 Arjasa Layak Mengikuti Adiwiyata
DKPP Sumenep Kembangkan Aplikasi Permudah Akses Pasar Para Petani
Matinya Hutan Mangrove di Sumenep: Akibat Kegiatan Tambak Garam
Bersama Para Petani, DKPP Sumenep Optimis Dalam Pencapaian Swasembada Pangan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Kamis, 3 September 2026 - 23:17 WIB

Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 11:58 WIB

Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar

Berita Terbaru