Matinya Hutan Mangrove di Sumenep: Akibat Kegiatan Tambak Garam

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 12:36 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Penyebab utama rusaknya hutan mangrove disepanjang pesisir pantai disebabkan ulah oknum tak bertanggung jawab yang dialih fungsikan ke tambak garam dan udang. Kamis, 06/03/2025.

Hampir belasan hektar hutan mangrove mati akibat ulah oknum inisial H.M.

Menurut keterangan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada media satunews.id mengatakan kejadian rusaknya mangrove tersebut ± 2 tahun lalu yang disebabkan oleh alat berat seperti Excavator/Bego.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mangrove tumbuhan yang dilindungi oleh pemerintah dan sengaja ditanam oleh pemerintah. Namun akibat ulah H.M. belasan hutan mangrove dibinasakan seperti tumbuhan liar lainnya seolah–olah H.M. kebal akan hukum,” katanya dengan geram kepada media ini.

Sebut saja H, menuturkan kerusakan yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi jelas pidana. Apalagi matinya hutan mangrove sengaja dialih fungsikan ke tambak garam.

“Penanaman mangrove disepanjang bibir pantai sangatlah penting untuk mencegah adanya pengikisan/abrasi laut ketika gelombang air pasang,” tuturnya.

Selain itu, iya juga menambahkan dalam waktu dekat akan membuat persuratan langsung ke Bapak Bupati Sumenep.

“Kita akan buat persuratan langsung ke Bapak Bupati Ach. Fauzi Wongsojudo, SH.,MH., agar persoalan matinya hutan mangrove di kawasan bibir pantai Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, yang disebabkan alat berat milik inisial H.M. segera ditindak lanjuti,” pungkasnya.

Sementara itu, awak media satunew.id sampai detik ini mencari akses informasi tentang keberadaan inisial H.M. namun, lagi-lagi gagal dikarenakan keterbatasan akses hingga berita ini ditayangkan.

(IH).

Berita Terkait

USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:45 WIB

Ide Bupati OKU : Mobile Water Purifier Pertama di Indonesia, TIRRA DRINK Resmi Diluncurkan Gubernur Sumsel, Kado Inovatif Tirta Raja Di HUT ke-116 OKU

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:44 WIB

Paripurna Hari Jadi ke-116 OKU: Sinergi Serentak Bergerak, Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Sidang Dugaan Tindak Pidana Kehutanan di Karo Berlanjut, Jaksa Tegaskan Pembuktian Berdasarkan Fakta Persidangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:39 WIB

Diduga Metode Untuk Melindungi Mamak Maling, Polsek Pancur Batu Limpahkan Kembali Laporan Dugaan Fitnah Ke Polrestabes Medan !

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:39 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:59 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:48 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru