“Gapura Panca Waluya Jawa barat Istimewa” Tema Acara Pendidikan karakter PWNU JAWA BARAT

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 15:01 WIB

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | Kota bandung-Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat Menggelar Pendidikan Karakter Bertema “Gapura panca waluya Jawa Barat Istimewa, mencari titik temu kebijakan lokal dan kebijakan nasional, bertempat di hotel Horison Bandung Kamis 06/11/2025.

Turut hadir perwakilan dari gubernur Jabar diantaranya dinas pendidikan provinsi Jawa Barat serta seluruh ormas islam se Jawa Barat.

Dindin Ibrahim, yang merupakan Ketua Pelaksana dan Wakil Ketua PWNU Jawa Barat menyampaikan dalam sesi wawancara nya “ini membahas mengenai pendidikan karakter dalam konteks program Panca Waluya yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Halaqah pendidikan karakter bertujuan untuk menyatukan atau menjadi titik temu antara pendidikan yang sudah berjalan (terutama di kalangan agamawan seperti pondok pesantren) dengan konsep Gubernur (Pemprov Jawa Barat) yaitu Panca Waluya.

Acara ini sengaja mengumpulkan seluruh Ormas Islam (Organisasi Masyarakat Islam) di Jawa Barat yang memiliki lembaga pendidikan (baik di bawah Kemenag maupun Disnas) untuk mencurahkan pandangan mereka mengenai program Panca Waluya.

NU menyambut baik program Panca Waluya kami berpendapat bahwa pendidikan yang ada di lingkup Nahdlatul Ulama (seperti di pondok pesantren) sudah mencakup nilai-nilai Panca Waluya
Nilai-nilai tersebut secara tradisional di pesantren meliputi: Cager (sehat lahir-batin), Bageur (bermoral/baik hati), Bener (jujur/lurus), Pinter (mampu mengatasi masalah), dan Singer (terampil/piawai).
Hal ini menunjukkan adanya kesesuaian antara tradisi pendidikan NU dan program Pemprov, hanya istilahnya saja yang berbeda.

Fokus kegiatan ini adalah mengumpulkan catatan pemikiran dari seluruh Ormas Islam yang hadir.
Catatan-catatan ini akan dijadikan buku dan diserahkan kepada Pemprov Jawa Barat (Gubernur) sebagai rekomendasi dan pengayaan untuk penyempurnaan program Panca Waluya.

Tujuannya agar pendidikan di bawah Kemenag maupun Dinas Pendidikan tidak lagi dibeda-bedakan.
Dindin juga menyampaikan bahwa tidak ada kendala besar selama acara, dan antusiasme peserta (seluruh Ormas Islam dan praktisi pendidikan) sangat baik.
Pemprov (termasuk tim kurikulum Panca Waluya) juga sangat mendukung kegiatan tersebut.**

Latar Belakang Program Panca Waluya
Program Gapura Panca Waluya merupakan inisiatif di bidang pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan mencetak generasi muda yang memiliki karakter Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer. Konsep ini melibatkan berbagai kebijakan, seperti:

Peningkatan sarana pendidikan.
Larangan study tour yang membebani orang tua.
Larangan wisuda di jenjang dasar dan menengah.
Penguatan karakter disiplin dan kebangsaan (melalui ekstrakurikuler seperti pramuka).
Pembinaan khusus bagi siswa bermasalah, termasuk melibatkan TNI/Polri (sering disebut disiplin militer).

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik
Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:36 WIB

Gagasan Brilian Kaskogartap II/Bandung! Catur Rakyat di HUT ke-81 TNI Bikin Heboh Warga

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Sabtu, 12 September 2026 - 15:33 WIB

Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Berita Terbaru