Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Intensifkan Program PPHT untuk Pertanian Berkelanjutan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:40 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BEKASI,- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bekasi di Tahun 2025 mengintensifkan program Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) di dua kelompok tani (Poktan), yakni Poktan Sri Mekar di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, dan Poktan Cinta Makmur III di Desa Cibening, Kecamatan Setu.

Program ini berlangsung selama satu musim tanam, mulai Mei hingga Juli 2025, mencakup proses dari pengolahan tanah, penanaman, pengamatan, hingga panen dan perhitungan produksi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Eem Embang Lesmanasari, menjelaskan bahwa PPHT bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam perlindungan tanaman pangan, khususnya padi sawah, dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada petani mulai dari tahap pertanaman sampai panen. Fokusnya adalah pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dengan meminimalkan penggunaan pestisida kimia dan lebih mengutamakan pupuk serta pestisida organik,” ujarnya kepada bekasikab.go.id pada Selasa (12/08/2025).

Eem menegaskan bahwa pengendalian berbasis ramah lingkungan tidak hanya melindungi kualitas lahan, tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas. Dalam kegiatan ini, petani mendapatkan pendampingan dari narasumber Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Provinsi Jawa Barat yang berpengalaman.

Dikatakanya selama satu musim tanam, PPHT dilaksanakan dalam enam kali pertemuan di masing-masing kelompok tani, meliputi pengamatan hama, pemantauan perkembangan tanaman, dan penerapan teknik budidaya yang tepat. Hasilnya dievaluasi melalui metode “ubinan” untuk mengukur produktivitas secara akurat.

“Harapan kami, setelah mendapat pendampingan, petani tidak hanya mampu menerapkan pengendalian hama yang tepat, tetapi juga membagikan pengetahuan ini kepada kelompok tani lainnya. Ini sejalan dengan upaya meningkatkan keberlanjutan usaha tani dan ketahanan pangan,” tambah Eem.

Menurutnya, program PPHT di Kabupaten Bekasi memiliki tiga sasaran utama, yaitu mengurangi penggunaan pestisida kimia demi menjaga kesehatan tanah dan lingkungan, meningkatkan hasil panen dengan teknik budidaya yang tepat serta mendukung pertanian berkelanjutan sebagai bagian dari program nasional ketahanan pangan.

Eem juga menyampaikan bahwa sejak diimplementasikan pada Tahun 2023, PPHT telah memberikan dampak positif bagi petani, baik dari sisi peningkatan pengetahuan maupun hasil produksi. Petani menyambut baik program ini dan menganggapnya sebagai solusi untuk menjaga kesehatan tanah sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Dengan pendekatan ini, kita tidak hanya menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Bekasi. Insya Allah, ini akan menjadi langkah penting untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

(Dede Bustomi)

Berita Terkait

Gagasan Brilian Kaskogartap II/Bandung! Catur Rakyat di HUT ke-81 TNI Bikin Heboh Warga
Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat
Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!
Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong
Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:13 WIB

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:16 WIB

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:01 WIB

SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:08 WIB

Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik

Senin, 15 Juni 2026 - 17:47 WIB

Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:53 WIB

Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:16 WIB

Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:11 WIB

Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong

Berita Terbaru