BINUS University Perkuat Ketahanan Ekonomi Petani Muda dan Perempuan di Cianjur

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 18:56 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kapasitas masyarakat desa melalui program pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi lintas disiplin.

Dalam skema hibah internal BINUS 2025, tim dosen dari BINUS Business School, Program Studi Food Technology, dan BINUS Entrepreneurship Center bersinergi dalam sebuah misi sosial: memperkuat ketahanan ekonomi kelompok tani melalui inovasi dan pemberdayaan komunitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun sebelumnya yang dijalankan di Kampung Tunggilis, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Mitra utama kegiatan ini adalah kelompok pemuda tani Okiagaru Farm yang dipimpin oleh Agus Ali Nurdin—salah satu pelopor pertanian milenial di Cianjur Jawa Barat.

Kelompok ini aktif menjalin kolaborasi strategis dengan Agribusiness Development Center UFIPB, IKAMAJA (Ikatan Keluarga Alumni Magang Jepang), dan P4S Agro Farm Cianjur.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada 7 Mei 2025, BINUS University menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kepada kelompok tani untuk mendukung diversifikasi dan peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

Bantuan yang diberikan antara lain mesin peras jeruk lemon, mesin cup sealer, printer thermal untuk label produk, timbangan digital, serta perlengkapan produksi dan kemasan lainnya. Tujuan dari bantuan ini adalah memperkuat produksi minuman sehat siap saji dan memperluas akses pasar bagi produk lokal berbasis komunitas.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan pelatihan strategi pemasaran dan penguatan merek produk. Pelatihan ini dirancang agar para petani, terutama kelompok perempuan, mampu memahami pentingnya nilai tambah, keunikan produk, serta strategi penetapan harga dan distribusi.

Mayoritas peserta pelatihan merupakan ibu-ibu tani yang aktif dalam proses produksi, pengemasan, hingga penjualan. Peran perempuan ini dinilai krusial dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga serta mendorong tumbuhnya usaha rumah tangga berkelanjutan.

Program ini juga mendorong eksplorasi produk kesehatan berbasis hasil pertanian, seperti jus lemon, yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi pasar menjanjikan. Hasil tani tidak lagi dipasarkan dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi produk inovatif yang dapat dikembangkan sebagai merek lokal unggulan.

BINUS University berencana melanjutkan pendampingan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan gizi, pengemasan ramah lingkungan, hingga pemasaran digital.

Partisipasi mahasiswa dalam program ini menjadi bagian penting dari pendekatan pembelajaran kolaboratif di lingkungan BINUS. Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam dokumentasi, fasilitasi pelatihan, hingga perancangan strategi promosi digital bagi produk komunitas.

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan sosial, komunikasi lintas budaya, dan kepemimpinan berbasis masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi pangan, dan kewirausahaan ini dapat menjadi katalisator transformasi ekonomi desa.Ketika petani muda dan perempuan diberdayakan dengan keterampilan dan akses teknologi, maka lahirlah ketahanan ekonomi yang tumbuh dari akar rumput,” ujar salah satu dosen perwakilan BINUS Business School.

Melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, BINUS University menegaskan peran strategisnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun masa depan bersama masyarakat.***

Berita Terkait

Penggelapan 400 Ekor Bebek oleh BUMDes Kamurang: Sebuah Contoh Penyalahgunaan Dana Desa
Dari Cangkul ke Cor Beton, TMMD Ke-126 Ukir Kemajuan di Desa Wangunjaya
Rakor LKS Tripartit Cianjur: Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Kerjasama untuk Kesejahteraan Pekerja dan Pengusaha
Sertifikat Tanah untuk Masyarakat: Langkah Nyata Pemkab Cianjur
Pemkab Cianjur Berkomitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi
Bupati Cianjur Bantu Petani Atasi Hama Wereng
Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan
Wakil Bupati Cianjur Dorong Pengembangan Seni Budaya Islam

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Kamis, 3 September 2026 - 23:17 WIB

Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 11:58 WIB

Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar

Berita Terbaru