Botanica
Kota Bandung
Perempuan Harus Tangguh Secara Ekonomi dan Mental, Talkshow Inspiratif Hari Kartini di Bandung Angkat Peran Kartini Masa Kini
Satu1news.com
Senin, 27 April 2026
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, digelar kegiatan “Talkshow Inspiratif Spesial Hari Kartini” yang berlangsung di D’Botanica Bandung, Senin (27/4/2026). Mengangkat tema “Kartini Masa Kini: Perempuan Berkarya, Menginspirasi, dan Berdampak”, acara ini menghadirkan sejumlah tokoh perempuan inspiratif yang mendorong penguatan peran perempuan di berbagai sektor. Talkshow menghadirkan narasumber di antaranya Endah Ganjarasari, Mutya Agustin Permata, serta figur muda inspiratif seperti Assyifa Shandi Gunawan dan Kayla Ashifah Ananidh.
Dalam diskusi, disampaikan bahwa perempuan masa kini dituntut tidak hanya berperan dalam ranah domestik, tetapi juga harus memiliki ketangguhan secara ekonomi dan mental. Perempuan perlu menjadi “penggerak” dalam keluarga maupun masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang.
“Perempuan harus kuat secara finansial, bukan berarti harus kaya, tetapi ulet, tahan banting, dan memiliki mental yang kuat. Ia harus mampu bersaing dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi kondisi saat ini,” ungkap salah satu narasumber.
Data yang berkembang di masyarakat juga menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha, khususnya di Jawa Barat, didominasi oleh perempuan. Hal ini menjadi indikator bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi, sekaligus penopang ketahanan keluarga.
Selain itu, perempuan juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan literasi. Akses pembelajaran kini semakin terbuka luas melalui teknologi digital, namun tetap diperlukan sikap selektif dalam menyaring informasi. Dalam konteks sosial, meningkatnya tantangan ekonomi juga berdampak pada dinamika keluarga, termasuk tingginya angka perceraian. Oleh karena itu, kemandirian ekonomi perempuan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keluarga.
Talkshow ini juga menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam dunia politik. Peluang keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dinilai masih terbuka, namun harus diisi oleh perempuan yang memiliki kapasitas, pendidikan, dan kualitas, bukan sekadar popularitas.
Melalui kegiatan ini, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan. Perempuan masa kini diharapkan mampu melanjutkan perjuangan Kartini dengan cara yang relevan, yakni melalui karya, ketangguhan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB ini mendapat antusiasme pengunjung dan menjadi ruang inspiratif bagi perempuan lintas generasi untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring.
Dengan semangat Kartini masa kini, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi yang lebih baik.
Rekomen :Winda+timdetikakurat










































