DR. Amin Fauzi: Underpass Cibitung Solusi Efektif Atasi Kemacetan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:06 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR. Amin Fauzi: Underpass Cibitung Solusi Efektif Atasi Kemacetan

Bekasi–satunews.net-Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H., M.Si menilai pembangunan underpass di Perumahan Metland Cibitung merupakan solusi efektif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung.

‎Hal itu disampaikan Politisi Senior Partai Golkar tersebut kepada para awak media, saat meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun underpass di Perumahan Metland Cibitung, Kamis (8/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Warga masyarakat Kampung Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat tersebut, mengakui kemacetan yang terjadi di ruas jalan Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, terutama pada jam-jam sibuk sudah sangat dikeluhkan oleh para pengendara, khususnya masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai pekerja, pedagang dan lain sebagainya.

‎”Saya melihat apa yang dilakukan oleh pengembang untuk mengatasi persoalan kemacetan tersebut, merupakan gagasan yang harus kita hargai,” ungkap Doktor Lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tersebut.

‎DR. Amin pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi harus hadir, untuk memberikan solusi dan jawaban sesuai kaidah dan norma hukum yang berlaku.

‎Disinggung mengenai adanya penolakan pembangunan underpass dari warga Telaga Harapan, DR. Amin menyarankan agar dilakukan duduk bersama warga untuk mencari solusi, dalam rangka kebersamaan dan tidak mengedepankan ego.

‎”Coba kita urai, dari mulai pintu kereta buka tutup Cikarang Jati dengan yang ada di Telaga Asih, Telaga Murni, ini macetnya luar biasa. Dan juga sekarang pintu penyangga rel kereta yang kecil jalan motor ini sudah ditutup, karena itu kemacetan akan semakin menumpuk,” terangnya.

‎Oleh karena itu, DR. Amin memandang gagasan pengembang untuk membangun underpass merupakan salah satu investasi yang cukup menjanjikan, karena dirinya mendengar pembangunan underpass menggunakan anggaran perusahaan atau pengembang, bukan dari anggaran APBD.

‎”Saya mohon kepada para pihak, untuk memaklumi kalau Bekasi merupakan kota metropolitan, kota besar, dan mempunyai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, karena itu mobilitas masyarakat pasti akan sangat berpengaruh jika terjadi kemacetan yang sangat krodit,” jelasnya.

‎Jika underpass dibangun di lokasi tersebut, DR. Amin pun meyakini akan meningkatkan berkembangnya perekonomian, harga tanah akan menjulang tinggi dan investor akan masuk. Dirinya berpesan jangan sampai ada stakeholder atau LSM yang menolak masuknya investor.

‎”Saya berpesan kepada Plt. Bupati Bekasi, harus mencermati secara seksama untuk mengkaji secara kedinasan dan secara teknisnya. Pemkab Bekasi juga harus memfasilitasi pertemuan warga yang pro dan kontra terkait pembangunan underpass tersebut,” paparnya.

‎DR. Amin mengatakan bahwa rencana pembangunan underpass ini sudah berjalan cukup lama, sehingga tinggal menunggu izin yang saat ini sedang berproses pada birokrasi sesuai aturan yang harus ditempuh. Dan mungkin dirinya pun melihat jika pengembang sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan Pemda.

‎Dalam kesempatan tersebut, DR. Amin pun memandang bahwa pembangunan underpass ini merupakan investasi yang sangat mahal, sehingga warga masyarakat di Kabupaten Bekasi harus menyambut baik agar kemacetan bisa terurai.

‎”Saya atas nama warga masyarakat sekitar, merekomendasikan kepada Pemkab Bekasi untuk bisa mencari win win solution. Dan pembangunan underpass harus berjalan, atau bentuknya apa silahkan,” tandasnya.

(Red) **

Berita Terkait

Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Surat Resmi Tak Digubris, Transparansi DPUTRLH Dipertanyakan
Warga Resah, Rumah di Blok Pecuk Panyindangan Kulon Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras Daftar G
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Di Balik Klaim 100% LHKPN Pemkot Bekasi: Oknum Disdagperin “R” Diseret ke Kejagung dan KPK Atas Dugaan Korupsi Aset Pasar
Ega Ayu Aryani, Anak Aman Yani, Ungkap Peran Ririn dalam Pengambilan Uang atas Perintah Ayahnya
Toni RM Tegaskan Tak Membela yang Salah: “Jika Tidak Ada Bukti Kuat, Ririn Harus Dibebaskan”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:18 WIB

Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:46 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:25 WIB

Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:12 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:31 WIB

Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:03 WIB

Penuh Haru dan Kekeluargaan, Kanwil Ditjenpas Sumut Lepas Yudi Suseno Menuju Amanah Baru di Jawa Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:17 WIB

Tanpa Jalur Titipan, Seleksi Akpol 2026 di Riau Murni Kemampuan Peserta

Berita Terbaru