DR. Amin Fauzi: Underpass Cibitung Solusi Efektif Atasi Kemacetan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:06 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR. Amin Fauzi: Underpass Cibitung Solusi Efektif Atasi Kemacetan

Bekasi–satunews.net-Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H., M.Si menilai pembangunan underpass di Perumahan Metland Cibitung merupakan solusi efektif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung.

‎Hal itu disampaikan Politisi Senior Partai Golkar tersebut kepada para awak media, saat meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun underpass di Perumahan Metland Cibitung, Kamis (8/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Warga masyarakat Kampung Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat tersebut, mengakui kemacetan yang terjadi di ruas jalan Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, terutama pada jam-jam sibuk sudah sangat dikeluhkan oleh para pengendara, khususnya masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai pekerja, pedagang dan lain sebagainya.

‎”Saya melihat apa yang dilakukan oleh pengembang untuk mengatasi persoalan kemacetan tersebut, merupakan gagasan yang harus kita hargai,” ungkap Doktor Lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tersebut.

‎DR. Amin pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi harus hadir, untuk memberikan solusi dan jawaban sesuai kaidah dan norma hukum yang berlaku.

‎Disinggung mengenai adanya penolakan pembangunan underpass dari warga Telaga Harapan, DR. Amin menyarankan agar dilakukan duduk bersama warga untuk mencari solusi, dalam rangka kebersamaan dan tidak mengedepankan ego.

‎”Coba kita urai, dari mulai pintu kereta buka tutup Cikarang Jati dengan yang ada di Telaga Asih, Telaga Murni, ini macetnya luar biasa. Dan juga sekarang pintu penyangga rel kereta yang kecil jalan motor ini sudah ditutup, karena itu kemacetan akan semakin menumpuk,” terangnya.

‎Oleh karena itu, DR. Amin memandang gagasan pengembang untuk membangun underpass merupakan salah satu investasi yang cukup menjanjikan, karena dirinya mendengar pembangunan underpass menggunakan anggaran perusahaan atau pengembang, bukan dari anggaran APBD.

‎”Saya mohon kepada para pihak, untuk memaklumi kalau Bekasi merupakan kota metropolitan, kota besar, dan mempunyai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, karena itu mobilitas masyarakat pasti akan sangat berpengaruh jika terjadi kemacetan yang sangat krodit,” jelasnya.

‎Jika underpass dibangun di lokasi tersebut, DR. Amin pun meyakini akan meningkatkan berkembangnya perekonomian, harga tanah akan menjulang tinggi dan investor akan masuk. Dirinya berpesan jangan sampai ada stakeholder atau LSM yang menolak masuknya investor.

‎”Saya berpesan kepada Plt. Bupati Bekasi, harus mencermati secara seksama untuk mengkaji secara kedinasan dan secara teknisnya. Pemkab Bekasi juga harus memfasilitasi pertemuan warga yang pro dan kontra terkait pembangunan underpass tersebut,” paparnya.

‎DR. Amin mengatakan bahwa rencana pembangunan underpass ini sudah berjalan cukup lama, sehingga tinggal menunggu izin yang saat ini sedang berproses pada birokrasi sesuai aturan yang harus ditempuh. Dan mungkin dirinya pun melihat jika pengembang sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan Pemda.

‎Dalam kesempatan tersebut, DR. Amin pun memandang bahwa pembangunan underpass ini merupakan investasi yang sangat mahal, sehingga warga masyarakat di Kabupaten Bekasi harus menyambut baik agar kemacetan bisa terurai.

‎”Saya atas nama warga masyarakat sekitar, merekomendasikan kepada Pemkab Bekasi untuk bisa mencari win win solution. Dan pembangunan underpass harus berjalan, atau bentuknya apa silahkan,” tandasnya.

(Red) **

Berita Terkait

SPPG Tersana Kedepankan Pencegahan, Pastikan Kualitas Makanan dan Layanan MBG Tetap Maksimal
Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!
Komunitas Suporter Lintas Wilayah Sepakat Wujudkan Sepak Bola Aman, Damai dan Bermartabat
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
SMK NAGRAK PURWAKARTA GELAR IHT 2 HARI, BEKALI GURU DENGAN DESIGN THINKING DAN PENGUATAN KARAKTER
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Gerakan Moral Pelajar Bogor: Stop Tawuran, Cerdas Bermedia Sosial, Siap Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Kamis, 3 September 2026 - 23:17 WIB

Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 11:58 WIB

Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar

Berita Terbaru