Cimahi Luncurkan Program Sanimas DAK 2025, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:31 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi Luncurkan Program Sanimas DAK 2025, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

‎kota Cimahi– satubews.id–Pemerintah Kota Cimahi meresmikan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala permukiman dan tangki septik individual melalui Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan peresmian dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) di Lapangan Andika RW 10 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan.

Cimahi Luncurkan Program Sanimas DAK 2025, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

‎Dalam sambutan peresmian, Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan bahwa program Sanimas DAK 2025 merupakan bagian penting dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mendukung penataan kawasan permukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Pembangunan sanitasi merupakan bagian yang sangat penting dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Sanitasi yang layak tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup, produktivitas, serta masa depan generasi kita,” ujar Ngatiyana.

‎Wali Kota menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan Program Sanimas DAK 2025 adalah mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan akibat sanitasi yang tidak memadai. Upaya ini dilakukan melalui sistem pengolahan air limbah yang mampu mencegah penyebaran penyakit sejak dari sumbernya.

‎”Tujuan utama dari pelaksanaan program Sanimas DAK tahun 2025 adalah untuk menciptakan kesehatan masyarakat dengan mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan, yang sering kali disebabkan oleh sanitasi yang tidak memadai. Dengan sistem pengolahan air limbah yang baik, dapat dicegah penyebaran penyakit sejak dari sumbernya,” jelasnya.

‎Ngatiyana menambahkan, program Sanimas berperan dalam menjaga kualitas lingkungan dengan mencegah pencemaran tanah, air permukaan, dan air tanah akibat pembuangan limbah domestik yang tidak terolah.

‎Dalam pelaksanaan Program Sanimas DAK 2025, Pemkot Cimahi berhasil membangun enam unit IPAL komunal dengan 401 sambungan rumah yang tersebar di 4 kelurahan yakni Kelurahan Baros, Kelurahan Melong, Kelurahan Cibeureum, dan Kelurahan Citeureup. Tidak hanya itu, telah direalisasikan pula 250 unit tangki septik individual yang tersebar di 10 kelurahan.

‎”Secara keseluruhan, melalui program ini terdapat penambahan 651 rumah tangga yang kini telah terlayani sistem sanitasi layak. Ini bukan sekadar angka, tetapi representasi dari meningkatnya kualitas hidup ratusan keluarga di Kota Cimahi,” imbuhnya.

‎Ngatiyana berharap Program Sanimas menjadi awal dari perubahan yang lebih besar menuju Kota Cimahi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur sanitasi yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

(Red/HMS) **

Berita Terkait

Hadirkan Ustad Maulana,STIA Siliwangi Bandung Menggelar Tabligh Akbar Sambut Ramadan
Pelantikan Pengurus (HIPMI PT) Kota Cimahi : Fokus Menciptakan Program Yang Mendukung Ekosistem Kewirausahaan
Pemkot Cimahi Menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447
Pemkot Cimahi Terima Kunjungan Tim World Bank, Perkuat Pengelolaan Sampah
Cimahi Siap Bangun Underpass Gatot Subroto, Rp100 Miliar Siap Digunakan
Wali Kota Cimahi Ngatiyana: Meresmikan Bundaran Jati
Pemerintah Kota Cimahi Meresmikan Pekerjaan Strategis Daerah, ini Kata Ngatiyana! 
Pelantikan Pejabat Pemerintah Kota Cimahi: Langkah Menuju Birokrasi yang Lebih Baik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:08 WIB

Emas Geumpang Mengalir Ke Luar Daerah, Penadah Besar Hidup Mewah Di Atas Kerusakan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 07:47 WIB

Penertiban PETI Geumpang Bukan Sekadar Soal Alat Dibakar, Pemerintah Ditantang Membuktikan Hukum Berlaku untuk Semua

Selasa, 22 September 2026 - 03:23 WIB

Tenda Rakyat Terbakar, Dugaan Jaringan Cina Disorot: Warga Geumpang Menuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 12 September 2026 - 17:50 WIB

Ribuan Lubang Tambang Emas Disebut Menganga di Geumpang, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Pemetaan dan Uji Laboratorium

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Senin, 25 Mei 2026 - 22:42 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Dua Pejabat Utama Polres Pidie Kompak Rangkul Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Berita Terbaru