Tumpukan Sampah di Eks TPA Dago Dikebut Tuntas, Pemkot Kerahkan 8 Armada

Raihan Yuliandra Putra

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 21:38 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Gerak Cepat Bersihkan Eks TPA Dago, 8 Armada Diterjunkan

Satunews.net

Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat pengangkutan sampah di berbagai titik. Pada Kamis, 20 November 2025, petugas kembali fokus menuntaskan tumpukan sampah di Eks TPA Dago yang menggunung sejak September dengan volume sekitar 150 meter kubik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Wilayah Cibeunying, Bowo Bagus, menegaskan bahwa timnya mengerahkan armada secara maksimal untuk menyelesaikan masalah yang sudah berlarut sejak beberapa bulan terakhir.

“Target kami hari ini selesai. Kami turunkan 8 armada: 3 truk tronton berkapasitas 25 meter kubik dan 5 armada berkapasitas 12 meter kubik,” ujar Bowo.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa tumpukan tersebut merupakan akumulasi hampir dua bulan. “Setiap hari sebenarnya ada pengangkutan. Namun, karena tonase armada dikurangi, sampah akhirnya menumpuk hingga sebesar ini,” jelasnya.

Sejak pagi, armada terus hilir-mudik membawa sampah yang menumpuk tinggi di lahan TPS. “Semua kekuatan kami keluarkan. Mobil bergerak terus, bergantian, supaya tumpukan bisa habis hari ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Bowo mengingatkan bahwa persoalan sampah tidak akan selesai tanpa dukungan masyarakat. Kota Bandung tidak memiliki TPA sendiri dan sangat bergantung pada TPA milik provinsi yang kini overload.

“Jika sampah tidak dipilah, semuanya masuk ke TPA—organik, anorganik, hingga residu. Akibatnya, TPA cepat penuh,” katanya.

Karena itu, ia kembali mengajak warga untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik dapat dijadikan kompos, sampah anorganik disetorkan ke bank sampah, dan sampah residu dibuang sesuai jadwal pengangkutan ke TPS.

“Pemilahan dari sumber itu kunci. Lalu buang residu sesuai jadwal. Dengan begitu, penumpukan bisa kita cegah,” tutupnya.(Han)**

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Bandung, Desak Panglima TNI Usut Tuntas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
Cipayung Sumedang Bangun Ruang Edukasi Aktivisme dan Serukan Dukungan Terhadap Andrie Yunus
Teror Terhadap Aktivitas HAM, Wujud Nyata Mati Suri nya Demokrasi
Warung Kopi Abah Dadi, Tempat Istirahat yang Nyaman di Tengah Sawah
Farhan: Event Budaya Ini Meningkatkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kota Bandung
Akselerasi Ekonomi Jawa Barat, BPD HIPMI Jabar Lantik 9 Badan Semi Otonom Baru
Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M Mengapresiasi Kepedulian Komunitas IKHTAH Community, Ini Jawabnya!
Anggota DPR RI Atalia Praratya Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SMAN 20 Bandung, Tekankan Pembentukan Satgas Khusus
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:36 WIB

Penganiayaan di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Aparat Keamanan Diduga Terlibat Langsung

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:45 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Konferensi Pers Laka Lantas Maut di Desa Raklunung

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:41 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Gayo Lues Perketat Pengawasan dan Siap Tindak Tegas Penimbunan BBM Subsidi

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:57 WIB

Polres Gayo Lues Bangun Sumur Air Bersih bagi Warga Dusun Aih Bobo

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:41 WIB

Pulihkan Trauma Banjir, Personel Polres Gayo Lues dan Brimob Bersihkan Rumah dan Lingkungan Warga Desa Cane Toa

Senin, 3 November 2025 - 16:59 WIB

Konferensi Pers Polres Gayo Lues: Dari Laporan Warga ke Penemuan Ladang Ganja Satu Hektare di Pegunungan Pining

Berita Terbaru