Farhan Dorong Perusahaan Ekosistem Digital Bantu Petakan Potensi Sampah di Kota Bandung
Bandung – Pemerintah Kota Bandung mendorong perusahaan ekosistem digital untuk berkolaborasi dalam pemanfaatan data, terutama untuk memetakan potensi sampah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan hal itu saat menandatangani kerja sama antara Pemkot Bandung dan PT GoTo Tbk di Pendopo Kota Bandung, Kamis, 20 November 2025.
Farhan menilai data dari platform digital seperti GoSend, GoFood, dan Tokopedia bisa memberikan gambaran yang lebih akurat bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, khususnya terkait pengelolaan sampah.
“Agregasi data GoFood bisa menunjukkan seberapa besar potensi sampah makanan dan jumlah kemasan yang masih bisa kita kelola. Data Tokopedia juga membantu memperkirakan volume sampah kemasan yang berpotensi masuk ke daur ulang,” kata Farhan.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan data tetap memerlukan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan kerahasiaannya. Meski begitu, ia menilai kolaborasi data menjadi langkah penting untuk menghasilkan solusi yang lebih efektif bagi masyarakat.
“Keamanan data tentu menjadi tanggung jawab masing-masing. Tapi soal pemanfaatannya, justru di sinilah kita perlu berbagi. Kita harus berani masuk lebih dalam, tidak hanya berhenti pada kerja sama simbolis,” ujarnya.
Kerja sama ini merupakan bagian dari Perjanjian Percepatan Transformasi Digital untuk meningkatkan pelayanan publik di Kota Bandung.
“Transformasi digital tidak boleh berhenti di level CSR. Kerja sama ini harus benar-benar strategis. Anda punya data, kami juga punya data. Mari kita sinergikan dengan serius,” tutup Farhan.(Han)**











































