180 Ton Sampah Diangkut dari TPS Ence Azis, Beberapa Sistem Baru Diterapkan

Raihan Yuliandra Putra

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 09:16 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Tangani Tumpukan Sampah di TPS Ence Azis

Satunews.net

Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan sampah. Pada Rabu malam, 19 November 2025, penanganan besar-besaran mulai dilakukan terhadap tumpukan sampah di TPS Ence Azis, Kebon Jeruk. Gunungan sampah yang muncul sejak September itu sudah mencapai 370 meter kubik atau sekitar 180 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target malam ini selesai. Kita kerahkan total 27 armada,” ujar Korwil Bojonegara, Joko Endang Selamet, di lokasi.

Joko menuturkan bahwa penumpukan tersebut terjadi karena akumulasi selama hampir dua bulan. Untuk mengejar target pengosongan, DLH Kota Bandung menurunkan armada dengan kapasitas besar. Ia juga menjelaskan bahwa sistem lama memakai kontainer justru memicu masalah. Kontainer sering tak bisa ditarik karena overload, sehingga warga akhirnya menurunkan sampah di tanah.

Setelah DLH berkoordinasi dengan kelurahan, wilayah, dan para tukang roda, mereka sepakat mengganti sistem kontainer dengan sistem rute. “Dengan sistem rute, warga hanya membuang sampah ketika mobil datang. Jadi tidak ada lagi penurunan sampah sepanjang hari,” kata Joko.

Agar persoalan ini tidak berulang, Joko mengajak warga menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, anorganik disetor ke bank sampah, sementara residunya dibuang ke TPA. “Kalau pemilahan berjalan, volume sampah yang dibuang bisa turun drastis,” ujarnya.

Joko menegaskan bahwa keberlanjutan pengelolaan sampah membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. “Sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau warga disiplin memilah, Insyaallah volume sampah makin sedikit dan umur TPA bisa lebih panjang,” tutupnya. (Han)**

Berita Terkait

Maison Grande Jadi Saksi Bersatunya Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar dalam Ikatan Pernikahan
Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Rayakan HLN ke-81.PLN Dorong Kemudahan Layanan Listrik Lewat Promo Energi Berdikari

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Judi Online dan Togel Marak, Masyarakat Karo Diajak Waspada

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Dugaan Penipuan Tanah di Karo, Pembeli Siap Lapor Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BULOG Capai Target Beras Nasional, KC Karo Bidik Target Serap Gabah 100%

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kejutan HUT ke-81 TNI, Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 Tingkatkan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri

Berita Terbaru

LAMPUNG

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:41 WIB