SATUNEWS.NET— Semangat muda yang positif kembali ditunjukkan oleh sekelompok mahasiswa Telkom University. Dipimpin oleh Auliana Mulia Hernawan, seorang mahasiswa yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, mereka membuat gebrakan yang membuat warga Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Dayeuhkolot, merasa bangga dan terharu.
Di saat sebagian besar anak muda menghabiskan akhir pekan untuk bersantai, Auliana bersama lima rekannya — Muhammad Fahri, Azka Rahmadian, Muhammad Faqih, Fariduddin, dan Ivan Samuel — justru memilih untuk bergotong royong membabat rumput liar yang tumbuh tinggi di sepanjang jalan utama menuju Kampung Lamajang Peuntas.

“Daripada waktu kosong dipakai untuk hal yang tidak produktif, lebih baik kami manfaatkan untuk kegiatan positif. Kami bersama-sama membantu warga membersihkan jalan agar lebih nyaman dilalui,” ujar Auliana dengan semangat.
Kegiatan ini berlangsung di RT 02 RW 16 pada Minggu pagi (27/4/2025). Dengan membawa alat-alat sederhana, keenam mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis itu bekerja sama tanpa pamrih, tanpa ada paksaan dari siapa pun. Semangat mereka semata-mata didorong oleh keinginan untuk berguna bagi masyarakat sekitar.
“Ini murni kemauan kami sendiri. Kami ingin lingkungan di sini lebih bersih dan rapi. Rasanya senang bisa berbuat sesuatu yang bermanfaat,” tambah Muhammad Fahri.
Aksi mereka mendapat apresiasi luar biasa dari warga setempat. Juhana (52), salah satu warga RT 02 RW 16, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Kami warga sangat bangga dan berterima kasih. Anak muda seperti mereka ini jarang-jarang ada. Mereka menjadi contoh teladan untuk yang lain,” ujarnya.
Tak hanya dari warga biasa, pujian juga datang dari tokoh masyarakat Tri Rahmanto. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bukti bahwa jiwa sosial dan kepedulian lingkungan masih kuat di kalangan generasi muda.
“Hebat sekali. Tanpa diminta, mereka turun langsung membantu. Ini menjadi inspirasi bagi generasi lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Melalui aksi sederhana ini, Auliana dan kawan-kawan menunjukkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil, dari keikhlasan, dan dari keberanian untuk bergerak.
Mereka membuktikan bahwa masa muda bukan hanya tentang bersenang-senang, melainkan juga tentang membangun dan memberi manfaat.
Semangat mereka menjadi angin segar di tengah tantangan zaman, sekaligus harapan bahwa masa depan bangsa ada di tangan pemuda-pemudi yang mau berbuat nyata untuk sesama.***
Wapimred
(Dera Restu)











































