Tak Dapat Dukungan Pemdes, Warga Lamajang Peuntas Pasang Bronjong di Bantaran Sungai Cigede

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 16:40 WIB

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET— Puluhan warga dari RW 05 dan RW 16, wilayah Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, turun langsung ke bantaran Sungai Cigede pada Minggu (20/4) untuk melakukan pemasangan bronjong secara swadaya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Desa Citeureup yang dinilai abai terhadap penanganan tanggul sungai yang jebol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luapan Sungai Cigede yang terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur telah menyebabkan banjir merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter.

Meski kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, warga menyebut belum ada upaya konkret dari pemerintah desa untuk menangani persoalan tersebut.

Ketua DKM Masjid Miftahul Jannah sekaligus tokoh masyarakat setempat, Ustaz Setiadi, menyatakan warga sudah dua kali melakukan pemasangan bronjong di titik-titik rawan banjir secara mandiri, menyusul tidak adanya bantuan atau respons dari pihak desa.

“Hari ini kami, warga RW 05 dan RW 16 bersama Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah, kembali melakukan pemasangan bronjong untuk mencegah luapan air Sungai Cigede. Ini adalah aksi kedua yang kami lakukan secara swadaya,” ujar Setiadi kepada media di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diprakarsai oleh tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, Tri Rahmanto.

Target pemasangan bronjong sendiri direncanakan sepanjang 70 meter, dilakukan secara bertahap di beberapa titik kritis yang rawan banjir.

Setiadi mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Pemerintah Desa Citeureup yang dianggap tidak menunjukkan kepedulian terhadap kondisi warganya.

“Sampai hari ini tidak ada tindakan, tidak ada koordinasi, bahkan sekadar kehadiran pun tidak. Padahal ini menyangkut keselamatan warga,” ucapnya dengan nada kecewa.

Kekesalan warga juga sempat memuncak saat proses pemasangan berlangsung. Beberapa di antaranya terdengar melontarkan protes dalam bahasa Sunda, mempertanyakan keberadaan aparatur desa.

“Kamana pihak desana? Tong molor wae! Aya kitu teu pamaréntah désa téh?” (Ke mana pihak desa? Jangan tidur terus! Pemerintah desa ini ada atau tidak?)

Menariknya, dalam kegiatan ini turut hadir aparat kepolisian dari Polsek Dayeuhkolot yang memantau dan memberikan dukungan pengamanan.

Kehadiran polisi menjadi bentuk perhatian terhadap inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keselamatan wilayahnya.

Lebih lanjut, Setiadi menjelaskan bahwa aksi pemasangan bronjong akan terus dilanjutkan hingga seluruh target terpenuhi.

Selain itu, warga juga berencana melakukan normalisasi aliran sungai dengan membersihkan endapan lumpur yang menyumbat aliran air.

“Kami akan terus berikhtiar, karena jika bukan kami, siapa lagi? Kami berharap pemerintah desa bisa membuka mata dan segera turun tangan,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Citeureup belum memberikan keterangan resmi terkait aksi warga maupun kondisi tanggul Sungai Cigede yang jebol.***

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik
Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Kamis, 3 September 2026 - 23:17 WIB

Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Berita Terbaru