Satu1news.com – KARO – Perbaikan Jalan Udara–Simpang Empat, Kabupaten Karo, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Jalan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan karena rusak, berlubang dan berdebu kini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Karo.
Perbaikan tersebut dinilai menjadi jawaban atas harapan warga yang selama ini menginginkan kondisi jalan lebih baik dan nyaman untuk digunakan.
Sebelumnya, kerusakan jalan menjadi persoalan bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Saat musim kemarau, kondisi jalan juga menimbulkan debu yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Salah seorang warga Gang Rukun, Berastagi, Jon Warisman S, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian Pemerintah Kabupaten Karo.
Jon mengaku menggunakan jalur tersebut setiap hari untuk mengantar anaknya bersekolah di SMP Negeri 1 Simpang Empat. Ia juga melewati jalan tersebut ketika melakukan aktivitas berladang di Desa Surbakti.
Menurut Jon, perbaikan Jalan Udara–Simpang Empat memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Selain membuat perjalanan lebih nyaman, kondisi jalan yang lebih baik juga mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karo yang telah memperhatikan kondisi jalan kami. Jalan ini sudah hampir 10 tahun tidak mendapat perhatian,” ujar Jon.
Ia berharap perhatian terhadap infrastruktur jalan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Jon juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.
“Ini merupakan manfaat langsung yang kami rasakan di masa kepemimpinan Bapak Bupati Antonius Ginting,” katanya.
Jalan Udara–Simpang Empat menjadi salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari mengantar anak sekolah hingga kegiatan pertanian dan ekonomi.
Bagi warga, perbaikan jalan bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik infrastruktur. Jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Minggu, 4 Oktober 2026, kondisi jalan yang mendapat perhatian tersebut menjadi perhatian warga yang selama ini menggunakan jalur tersebut. Apresiasi pun disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas adanya pembenahan terhadap akses yang telah lama dikeluhkan. (Ganding Toser Sitepu)










































