Inflasi Stabil, Pemkot Bandung Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Tiga Program Unggulan

Raihan Yuliandra Putra

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 20:11 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor SP2KP: Inflasi Bandung Stabil, Pemkot Genjot Ekonomi Sirkular

Satunews.net

Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan bahwa inflasi di Kota Bandung tetap aman menjelang Natal dan Tahun Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) 2025 di Grand Mercure Bandung, Kamis 20 November 2025.

Farhan menjabarkan bahwa harga dan pasokan pangan masih stabil, terutama menjelang Nataru.

“Alhamdulillah, inflasi terkendali dan suplai terjaga,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa beberapa komoditas mengalami penyesuaian harga akibat sejumlah faktor.
“Cabai naik karena cuaca buruk, tetapi kenaikannya masih wajar. Harga ayam juga naik sedikit. Inflasi tetap kami awasi meskipun masih di bawah 3 persen. Kami percaya diri, tetapi tetap hati-hati,” kata Farhan.

Farhan memastikan stok pangan tetap aman.
“Produksi memang turun sedikit, tetapi stok tetap aman,” tambahnya.

Untuk menjaga suplai, Pemkot Bandung menyiapkan sejumlah langkah, seperti membagikan benih tanaman dan memperkuat ekonomi sirkular melalui tiga program: Buruan Sae, Kang Pisman, dan Dapur Dahsat.

“Kami akan segera meluncurkan program ekonomi sirkular yang menggabungkan Kang Pisman, Buruan Sae, dan Dapur Dahsat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa ketiga program tersebut sudah berjalan lama, tetapi masyarakat belum melihatnya sebagai satu ekosistem yang saling terhubung.
“Programnya sudah ada, hanya belum dipahami sebagai rangkaian sirkular,” ujarnya.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, mengingatkan pentingnya akurasi data SP2KP sebagai dasar kebijakan nasional.

“Data SP2KP harus akurat. Saya minta Bapak Ibu tidak memasukkan data yang salah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas data langsung memengaruhi keputusan pemerintah.
“Jika datanya keliru, kebijakan pemerintah pun ikut salah,” ujarnya.

Rakor SP2KP 2025 menghadirkan lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontributor pencatat harga SP2KP dari Aceh hingga Papua.

“Saya mendapat laporan bahwa sekitar 400 peserta hadir dari berbagai wilayah. Termasuk kontributor dari Aceh dan Papua,” kata Mendag.

Acara ini juga menghadirkan Kepala BPS RI, para kepala dinas perdagangan provinsi dan kabupaten/kota, serta perwakilan daerah lain, termasuk Bupati Maluku Tenggara. (Han)**

Berita Terkait

Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong
Pangdam III/Siliwangi: Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Penguat Ekonomi Kerakyatan
Rancamanyar-Rancamulya 50 Persen, Tirta Raharja Target 1.000 Sambungan Baru
Spirit of Bandung Jadi Nafas Baru PMII Jabar di Bawah Rusli Hermawan
Musda IV Hanura Jabar: Dian Rahadian Berpeluang Aklamasi, Target Kursi DPRD Naik

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:39 WIB

Demo Kritik Boleh, Tapi Fakta Menunjukkan Prabowo Sedang Menyelamatkan Keuangan Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:57 WIB

PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:01 WIB

Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:38 WIB

Stop Narasi Framing Terhadap AHY, Publik Menilai Tuduhan Tersebut Tendensius dan Tidak Berdasar

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:37 WIB

Target swasembada pangan, Polri & BUMDes Desa Kita Baru tanam 30 ribu jagung pipil Betras 1 Ha metode tumpang sari. Polsek Tapung Hilir kawal panen Agustus 2026.

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:59 WIB

Yasonna Laoly Dinilai Berprestasi dan Tegas Berantas KKN, LPPI Tolak Framing Negatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:34 WIB

Publik : Ketegasan Menteri Agus Andrianto Nonaktifkan Pejabat Terjerat KPK Patut Diapresiasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:25 WIB

Kebebasan Berkarya Bukan Alasan Mencatut Wajah Tokoh Adat, Copot Izin Film “Pesta Babi

Berita Terbaru