Hari Santri Nasional, Wali Kota Ingatkan Hoaks yang Berpotensi Pecah Belah Bangsa

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:06 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Santri Nasional, Wali Kota Ingatkan Hoaks yang Berpotensi Pecah Belah Bangsa

Satunews.net

Kota Bandung- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti bentuk penjajahan baru yang muncul dalam era digital. Ia mengingatkan bahaya penyalahgunaan kebebasan berpendapat dan banjir informasi bohong yang dapat memecah belah bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu ia lontarkan saat peringatan Hari Santri tahun 2025 di Halaman Kantor PCNU Kota Bandung di Jalan Sancang No. 8, Minggu 26 Oktober 2025.

“Kebebasan berpendapat dan berekspresi adalah anugerah, tapi bisa menjadi bumerang jika digunakan untuk menyebarkan pesan yang merusak. Saat ini, banyak propaganda digital yang mencoba menjustifikasi kekerasan terhadap Palestina. Maka lawanlah semua itu dengan kecerdasan digital,” ujarnya.

Menurutnya, santri masa kini harus menjadi garda depan dalam literasi digital, mampu memilah mana informasi yang benar dan bermanfaat, serta menjaga ruang publik dari fitnah dan hoaks.

Tahun ini, tema Hari Santri yaitu “Santri Bersatu, Bela Pesantren, Bela Palestina”. Bagi Farhan, Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Hari Santri ini kita peringati sebagai momen ketika para kiai dan ulama menyampaikan resolusi jihad kepada pemerintah muda yang baru berdiri pada tahun 1945. Waktu itu, bangsa kita menghadapi ancaman kembalinya penjajahan. Para ulama mengerahkan segala tenaga untuk mempertahankan kemerdekaan,” ujar Farhan.

Wali Kota Farhan menautkan nilai-nilai perjuangan santri di tahun 1945 dengan semangat diplomasi yang lahir dari Konferensi Asia-Afrika (KAA) tahun 1955 di Bandung.

“Negara-negara Asia dan Afrika berkumpul di tanah ini, di Kota Bandung, dan berjanji untuk menegakkan kemerdekaan seluruh bangsa dari kolonialisme. Janji itu disebut Dasasila Bandung. Namun, dari semua janji itu, masih ada satu hutang yang belum tuntas: kemerdekaan Palestina,” tegasnya.

Menurut Farhan, perjuangan kemerdekaan Palestina bukan semata persoalan politik atau perebutan wilayah, tetapi persoalan moral dan kemanusiaan yang berakar pada sejarah kolonialisme agama.

“Siapa pun yang mengatakan perang di Palestina bukan perang karena agama, itu tidak mengerti sejarah. Israel mengambil alih tanah Palestina dengan motivasi agama. Maka kita harus bersuara, kita harus bangkit. Jangan diam,” serunya, disambut gema takbir dan pekikan “Free Palestine!” dari ratusan santri dan jemaah.

Di hadapan para kiai, ustaz, ustazah, dan ribuan santri, Farhan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran pesantren di Kota Bandung yang telah melahirkan generasi berkarakter dan berakhlak.

“Pesantren bukan hanya melahirkan santri yang hebat, tapi juga guru, ustaz, ustazah, dan tokoh masyarakat yang menyebarkan nilai-nilai kebaikan ke seluruh sendi kehidupan kota,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Farhan dengan rendah hati memohon dukungan dan doa dari para ulama dan santri agar dirinya dan jajaran pemerintahan Kota Bandung tetap diberi kekuatan dan petunjuk dalam memimpin.

“Saya bukan Superman. Saya hanya manusia biasa yang diberi amanah besar. Karena itu, saya mohon terus diingatkan, dikritik, dan didoakan. Pemimpin yang beruntung adalah pemimpin yang diingatkan oleh banyak orang,” tutur Farhan. (ziz)**

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat
Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton
Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe
Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu
Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar
Bantuan Beras untuk Pengungsi Sinabung Disalurkan, Bulog Karo Bagikan Masker
GPM Bulog Karo Digelar, Harga Pangan Murah Bantu Warga Saat Erupsi Sinabung
Bantuan Pangan Beras 2026 Kembali Disalurkan, Ribuan Keluarga di Dairi dan Pakpak Bharat Terima 30 Kg

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru