Tokoh Masyarakat, Warga, BPBD, PRIMA, dan Mahasiswa Tel-U Bersatu Bersihkan Sisa Banjir di Dayeuhkolot

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:27 WIB

50318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET— Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung menyebabkan Sungai Cigeude meluap pada Rabu malam (14/5/2025), hingga mengakibatkan banjir di beberapa titik padat pemukiman.

Air sungai Cigeude merendam rumah warga dan sejumlah fasilitas umum, termasuk SMPN 1 Pasigaran yang berada di wilayah RW 17, Kecamatan Dayeuhkolot.

BPBD, Asep Mahmud bersama Warga di lokasi pasca Banjir Pasigaran Dayeuhkolot

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi hingga sore hari Kamis (15/5/2025), masyarakat bergerak cepat dalam upaya tanggap darurat. Selain mengganggu aktivitas harian, banjir juga meninggalkan dampak serius berupa tumpukan sampah, lumpur, dan potongan kayu besar yang terbawa arus. Bahkan, salah satu jembatan penghubung antar kampung mengalami kerusakan akibat hantaman material banjir.

Dalam situasi tersebut, Tri Rahmanto, tokoh masyarakat dari Lamajang Peuntas, kembali mengambil peran sentral sebagai penggerak warga. Ia mengoordinasikan aksi gotong royong massal yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan relawan.

Kegiatan ini diikuti oleh Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA), warga dari RW 05, RW 16, dan RW 17, serta relawan dari berbagai pihak.

Kolaborasi pun terjalin erat bersama BPBD Kabupaten Bandung, Pemadam Kebakaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan sejumlah mahasiswa dari Telkom University yang dikoordinatori oleh Auliana.

Mahasiswa Tel- U Auliana Mulia Hernawan Saat Ikut Aksi Sosial

 

“Sebagai mahasiswa, kami merasa perlu hadir dan ambil bagian dalam proses pemulihan ini. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kami kepada masyarakat,” kata Auliana, mewakili rekan-rekannya dari Telkom University.

Dengan semangat kebersamaan, warga dan relawan bahu-membahu membersihkan lingkungan dari sisa banjir. Tumpukan kayu dan sampah yang menyumbat aliran sungai berhasil diangkut menggunakan dump truck milik Pemerintah Kabupaten Bandung yang diturunkan ke lokasi.

Menurut Tri Rahmanto, aksi ini merupakan bentuk konkret dari dukungan terhadap visi “Bandung Bedas” yang digaungkan oleh Bupati Bandung, H. Dadang Supriatna.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya inisiatif warga, tapi juga tindak lanjut dari instruksi Bupati kepada tokoh masyarakat agar terus memperkuat kolaborasi antara warga dan pemerintah dalam penanganan pascabencana.

“Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Bandung tidak hanya siap menghadapi bencana, tapi juga siap bangkit dan pulih bersama. Kebersamaan inilah inti dari semangat Bedas,” tegas Tri.

Kegiatan bersih-bersih ini menjadi cerminan kuat dari kepedulian sosial, kekompakan warga, serta sinergi antarsektor yang tumbuh di tengah bencana. Tak hanya mempercepat proses pemulihan, aksi ini juga memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.***

Berita Terkait

Maison Grande Jadi Saksi Bersatunya Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar dalam Ikatan Pernikahan
Tunggu Evaluasi Kemendagri, Pemprov Jabar Belum Ambil Keputusan Terkait Pinjaman Daerah
PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jabar: Silat Bentuk Karakter, Negara Siapkan Dana Rp300 Juta
SAA Datangi Polda Jabar, Minta Kejelasan Laporan Dugaan Perkara TH yang Telah Berjalan Sejak 2024
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan 3 Finalis Terbaik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:08 WIB

Emas Geumpang Mengalir Ke Luar Daerah, Penadah Besar Hidup Mewah Di Atas Kerusakan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 07:47 WIB

Penertiban PETI Geumpang Bukan Sekadar Soal Alat Dibakar, Pemerintah Ditantang Membuktikan Hukum Berlaku untuk Semua

Selasa, 22 September 2026 - 03:23 WIB

Tenda Rakyat Terbakar, Dugaan Jaringan Cina Disorot: Warga Geumpang Menuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 12 September 2026 - 17:50 WIB

Ribuan Lubang Tambang Emas Disebut Menganga di Geumpang, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Pemetaan dan Uji Laboratorium

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Senin, 25 Mei 2026 - 22:42 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Dua Pejabat Utama Polres Pidie Kompak Rangkul Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Berita Terbaru