LSM TRINUSA & Ormas WN 88 Desak DPRD Pesawaran: “Jangan ‘Masuk Angin’ Tangani Pengolahan Tong Emas Ilegal di Way Ratai

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:51 WIB

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN – Desakan keras kembali disampaikan LSM TRINUSA dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) WN 88 Sub Unit 13 Kabupaten Pesawaran kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Mereka mendesak agar dewan tidak ‘masuk angin’ atau kehilangan momentum dalam menindaklanjuti dugaan kejahatan lingkungan dari aktivitas pengolahan tong emas (gelondongan) ilegal di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai.

Ketua Ormas WN 88 Sub Unit 13, Septa Yadi, menyampaikan kekecewaannya atas lambannya tindak lanjut pasca inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan anggota dewan beberapa pekan lalu di lokasi.

“Jangan sampai DPRD masuk angin. Jangan sampai sidak yang sudah dilakukan hanya sekadar pencitraan tanpa tindak lanjut nyata,” tegas Septa Yadi, Minggu (28/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas tambang rakyat ilegal di kawasan Bunut tersebut diduga kuat menggunakan merkuri dalam proses pengolahan emas. Limbah beracun Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) itu diduga dibuang langsung ke aliran Sungai Way Ratai, mengancam ekosistem perairan dan kesehatan ribuan warga yang menggantungkan hidup pada sungai tersebut untuk air bersih, perikanan, dan pertanian.

“Kami apresiasi langkah sidak langsung yang dilakukan beberapa waktu lalu. Itu menunjukkan perhatian. Tapi, perhatian itu harus berbuah aksi. Masyarakat menunggu hasil investigasi, menunggu langkah hukum, dan menunggu pemulihan lingkungan. Jangan berhenti sampai di sidak saja,” tambah Septa.

Kekhawatiran yang disuarakan kedua organisasi masyarakat ini sangat mendasar. Paparan merkuri diketahui dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sistem saraf, ginjal, dan paru-paru, serta sangat berbahaya bagi perkembangan janin dan anak-anak. Pencemaran di sungai berpotensi meracuni rantai makanan, mulai dari biota air hingga masyarakat yang mengonsumsi ikan dari sungai tercemar.

Desakan ini merupakan bentuk pengawasan publik untuk memastikan fungsi kontrol DPRD terhadap eksekutif dan penegak hukum berjalan optimal. Septa Yadi menyatakan, DPRD harus mendorong secara maksimal aparat berwenang, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepolisian, untuk mengusut tuntas pelaku, menghentikan aktivitas ilegal, dan memulihkan kerusakan lingkungan.

“Kami sebagai ormas yang peduli lingkungan dan hak warga akan terus mendampingi dan mengawal kasus ini. Kami tidak ingin sidak DPRD hanya jadi angin lalu yang tidak membawa perubahan. Kesehatan sungai dan warga adalah harga mati,” pungkasnya.

–Reza–

 

Berita Terkait

Polres Lampung Utara Ringkus Pelaku Spesialis Curanmor Dan Pembobol Rumah
LSM JATI Minta Transparansi Pengelolaan Anggaran di BPKAD Lampung Selatan, Soroti Realisasi APBD 2025 dan LHKPN Kepala BPKAD
Dewan Guru Lampung Barat Keluhkan Seragam Adat dan Dugaan Potongan Sertifikasi, Diduga Jadi Ladang Bisnis Kebijakan Dinas Pendidikan
Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara
Pesta Pora di Atas Puing Efisiensi: Menakar ‘Hobi’ Pesiar Berkedok Dinas DPRD Pringsewu
DPC ASWIN Pringsewu Soroti UKW Menjadi Senjata Penolakan Kemitraan Prusahaaan Pers
DPC ASWIN Pringsewu Soroti UKW Menjadi Senjata Penolakan Kemitraan Prusahaaan Pers
Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:36 WIB

Penganiayaan di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Aparat Keamanan Diduga Terlibat Langsung

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:45 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Konferensi Pers Laka Lantas Maut di Desa Raklunung

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:41 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Gayo Lues Perketat Pengawasan dan Siap Tindak Tegas Penimbunan BBM Subsidi

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:57 WIB

Polres Gayo Lues Bangun Sumur Air Bersih bagi Warga Dusun Aih Bobo

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:41 WIB

Pulihkan Trauma Banjir, Personel Polres Gayo Lues dan Brimob Bersihkan Rumah dan Lingkungan Warga Desa Cane Toa

Senin, 3 November 2025 - 16:59 WIB

Konferensi Pers Polres Gayo Lues: Dari Laporan Warga ke Penemuan Ladang Ganja Satu Hektare di Pegunungan Pining

Berita Terbaru