LSM SIMULASI Desak KPK dan PPATK Selidiki Dugaan Anomali Kekayaan Mantan Kadisdik Mesuji

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:12 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Simulasi Lampung mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera memeriksa Andi S. Nugroha, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mesuji. Desakan ini menyusul temuan anomali pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya terkait periode jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji.

Berdasarkan data perbandingan LHKPN tahun 2023 dan 2024 yang dipantau oleh LSM, terdapat indikasi kuat bahwa Andi S. Nugraha tidak melaporkan keseluruhan harta kekayaannya. Meski terjadi kenaikan total harta bersih sebesar 6,33% (Rp 136 juta) menjadi Rp 2,28 miliar dalam setahun, pola kenaikannya menimbulkan tanda tanya.

Anomali Menonjol pada “Harta Bergerak Lainnya”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan paling mencolok terlihat pada pos “Harta Bergerak Lainnya”, yang nilainya melonjak drastis sebesar 117,48% atau Rp 84 juta dalam satu tahun, dari Rp 71,5 juta menjadi Rp 155,5 juta. Kenaikan persentase yang sangat tinggi ini dinilai tidak wajar dan memerlukan penjelasan detail tentang jenis dan asal-usul harta tersebut.

Selain itu, terdapat kejanggalan pada laporan Tanah dan Bangunan. Sebagian besar aset properti dilaporkan berasal dari “WARISAN”, sementara sebagian lainnya dari “HASIL SENDIRI”. Namun, seluruh item tanah dan bangunan menunjukkan kenaikan nilai yang seragam persis 5% pada tahun 2024. Keteraturan matematis ini menimbulkan pertanyaan tentang keakuratan dan pembaharuan nilai wajar (fair value) aset yang dilaporkan.

Di sisi lain, nilai Alat Transportasi (Toyota Innova dan Honda Jazz) justru mengalami penurunan signifikan masing-masing 13,47% dan 9,85%, meski usia kendaraan bertambah. Pola pelaporan ini dinilai tidak konsisten.

Kaitan dengan Pengelolaan Anggaran

“Kami mendesak KPK dan PPATK untuk turun tangan memeriksa kesesuaian antara lonjakan kekayaan ini dengan sumber pendapatannya, terutama saat yang bersangkutan masih memegang kendali anggaran di Dinas Pendidikan,” tegas Koordinator LSM Simulasi Lampung, dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/1/2026).

LSM mencurigai adanya kemungkinan keterkaitan antara anomali harta kekayaan ini dengan pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Mesuji pada periode jabatan sebelumnya. Mereka meminta kedua lembaga anti-rasuah itu untuk melakukan audit mendalam terhadap transaksi keuangan dan aliran dana yang terkait.

KPK dan PPATK Diimbau Bertindak

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Andi S. Nugroha terkait temuan LSM ini. LSM Simulasi Lampung mendesak KPK untuk menggunakan kewenangannya memeriksa keabsahan LHKPN dan melakukan penyelidikan awal (SPDP) jika ditemukan indikasi pidana. Sementara itu, PPATK diminta melacak transaksi keuangan mencurigakan yang dapat mengungkap sumber harta yang tidak dilaporkan.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya integritas dan akurasi LHKPN sebagai alat pencegah korupsi, serta peran pengawasan masyarakat dalam mendorong akuntabilitas pejabat publik.

(Team)

Berita Terkait

LSM Simulasi Lampung Layangkan Surat Konfirmasi dan Pemberitahuan Aksi ke BBWS Mesuji Sekampung, Soroti Dugaan Korupsi P3-TGAI Pringsewu
Ken Setiawan Mengisi Roadshow PGNI di Yayasan Al-Huda Syifaul Qolbi dengan tema Diskusi Kebangsaan dalam rangka refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
LSM KAWAL Seret Dugaan Korupsi Dana BOS SMA se-Lampung ke Kejagung, Aksi Digelar 24 Agustus 2026
Ketua DPD GBRAN PROVINSI LAMPUNG dan Presiden GANTARA Gelar Pertemuan “NGOPI” Bahas Peluang Kerja dan Ekonomi Nusantara
LSM TRINUSA DPD PROVINSI LAMPUNG DUKUNG PENUH PT. BRANTAS ABIPRAYA (Persero) TUNTASKAN IRIGASI UNTUK KETAHANAN PANGAN LAMPUNG
Hayat Ketua DPC ASWIN Pringsewu : Kedudukan Polri di Bawah Presiden Adalah Amanat Konstitusi
Karna Wijaya Ketua LSM TRINUSA Provinsi Lampung Dukung Penuh Kapolri, Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden
LSM Trinusa Soroti Dugaan Anomali LHKPN Sekwan DPRD Bandar Lampung, Renca Desak ke KPK dan PPATK Untuk di Periksa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Rayakan HLN ke-81.PLN Dorong Kemudahan Layanan Listrik Lewat Promo Energi Berdikari

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Judi Online dan Togel Marak, Masyarakat Karo Diajak Waspada

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Dugaan Penipuan Tanah di Karo, Pembeli Siap Lapor Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BULOG Capai Target Beras Nasional, KC Karo Bidik Target Serap Gabah 100%

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kejutan HUT ke-81 TNI, Kapolres Simalungun Sambangi Kodim 0207 Tingkatkan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri

Berita Terbaru

LAMPUNG

SUMPAH PEMUDA ATAU SAMPAH PEMUDA?

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:41 WIB