Wabup Garut Soroti Perubahan Karakter Anak dan Etika Media Sosial Guru di Tengah Isu Cyberbullying

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:44 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Sosialisasi Penguatan Karakter dan Pemutaran Film “Cyberbullying” yang diselenggarakan di Bioskop SAM’S Studio Garut, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (23/10/2025).

Satunews.Net

GARUT– Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan pesan penting mengenai penguatan karakter anak dan tantangan bagi dunia pendidikan di era digital, khususnya terkait isu cyberbullying dan penggunaan media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Karakter dan Pemutaran Film Cyberbullying produksi DL Entertainment yang diselenggarakan di Bioskop SAM’S Studio Garut, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (23/10/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina secara lugas menyoroti perubahan signifikan dalam dinamika hubungan guru dan murid yang menuntut kehati-hatian.

“Dulu saya waktu sekolah ada teman saya yang dijewer, dipukul, yaudah gitu ya dinamika. Da urangna bangor. Tapi sekarang saya ikut prihatin ya, dengan karir bapak ibu sejawat-sejawat kita ketika berupaya menegakkan keadilan, justru kita yang dilaporkan balik,” ungkap Wabup Garut.

Ia menekankan bahwa perubahan zaman ini harus disikapi dengan bijak, terutama dalam penanganan siswa bermasalah.

“Kalau menemukan anak-anak yang misalnya bermasalah, maka cara penyelesaian juga mungkin tidak bisa dengan mode-mode 90an, mode-mode 2000an,” tegasnya.

Selain isu penegakan disiplin, Wabup Garut juga menyoroti etika penggunaan media sosial di kalangan pendidik. Ia mengaku prihatin masih menemukan adanya oknum guru yang membuat konten-konten yang dinilai kurang etis.

“Penggunaan media sosial sekarang saya juga menemukan hal-hal yang kurang enak juga muncul dari guru-guru. Jadi bukan hanya sebagai orang yang mendidik kadang-kadang masih juga ditemukan oknum-oknum guru ini yang membuat konten-konten yang tidak bagus,” katanya.

Putri Karlina menegaskan tidak melarang guru untuk berkreasi, namun meminta agar konten yang dibuat tetap relevan dengan profesi. Ia meminta para kepala sekolah untuk memberikan dukungan asalkan konten yang dihasilkan stafnya bersifat positif dan mendidik.

“Saya tidak melarang guru-guru bikin konten di sekolah. Tapi tolong kontennya harus relevan, kalau konten membagi keseharian sebagai seorang guru, bagaimana guru mengabdi, mengajarkan murid-murid saya tidak masalah. Tapi kalau udah joget-joget sama anak murid tah, rada hariwang abimah (itu, agak khawatir saya),” ujarnya.

Mengenai tema utama kegiatan, yaitu cyberbullying, Wakil Bupati Garut berbagi pengalaman pribadinya. Ia menekankan pentingnya peran pendidik dalam membentuk karakter anak agar lebih bertanggung jawab terhadap ucapan dan tulisan mereka di dunia maya.

“Saya beberapa kali dan saya merasakan sendiri rasanya dibully oleh orang yang tidak paham juga isinya apa. Dan saya memahami karakter orang sekarang, netizen jaman sekarang dalam berkomentar itu suka kelebihan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu peserta sosialisasi, Yani Marlina dari SDN 1 Sukanegla, menyambut baik kegiatan edukasi tersebut. Ia berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi para siswa untuk menghindari terjadinya cyberbullying.

“Mudah-mudahan ke depannya anak-anak lebih termotivasi dengan adanya film ini. Sangat bagus sekali,” ujar Yani Marlina.

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat
Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton
Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe
Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu
Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar
Bantuan Beras untuk Pengungsi Sinabung Disalurkan, Bulog Karo Bagikan Masker
GPM Bulog Karo Digelar, Harga Pangan Murah Bantu Warga Saat Erupsi Sinabung
Bantuan Pangan Beras 2026 Kembali Disalurkan, Ribuan Keluarga di Dairi dan Pakpak Bharat Terima 30 Kg

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru