Usut Kasus Irigasi Perpompaan 2024, Kabid ESDP Pertanian Diminta Diproses Hukum

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 23:45 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usut Kasus Irigasi Perpompaan 2024, Kabid ESDP Pertanian Diminta Diproses Hukum

Purwakarta-satubews. Net–Pemerintah memiliki beberapa program untuk meningkatkan sektor pertanian salah satu

Kegiatan Irigasi Perpompaan Besar 2024 Purwakarta Diduga Di jadi kan ajang untuk mencari kekayaan oknum pejabat bermoral bangsal dan Rakus salah satu contoh kegiatan Alat mesin Hilang bagunan Mangkrak.
Purwakarta,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Pembangunan Irigasi Perpompaan (Irpom) Kelompok Tani Desa Mulyamekar Kecamatan Babakancikao , Purwakarta Sumber Dana : APBN 2024.

Sedangkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian,melalui Program Pengembangan Infrastruktur Pertanian, untuk melaksanakan pembangunan Irigasi Perpompaan di Desa Mulyamekar Sebagai bagian dari upaya peningkatan Produktivitas Pertanian didaerah tersebut.

Menurut informasi warga sekitar,di tahun 2024 di Lokasi Petani di bangunkan untuk Kegiatan Irigasi Perpompaan Besar 2024 .

Ironis nya
Pekerjaan ,tidak berjalan sampai saat ini, apalagi pintu pun tidak ada dan alat pompapun tidak ada, yang hanya tinggal paralon yang terbengkalai ungkap warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Ia melanjutkan,dari pembangunan awal sampai saat ini tidak berfungsi saluran tersebut, bagaikan mangkrak

Saat musim kemarau,kami sebagai petani pun belum merasakan dari mesin Pompa bantuan tersebut untuk mengalirkan air ke sawah kami

Makanya kami membuat aliran air tersendiri menuju ke sawah ,sambil bergantian terhadap yang lainnya.

Coba aja kang lihat bangunan sekarang sudah rusak,dan tidak terpelihara,kita anggap aja uang negara di hamburkan dan tidak di rasakan oleh petani lukasnya.

Selain itu, Program Irigasi Perpompaan ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Tani yang Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) Tahun 2024

Proyek ini bertujuan untuk menyediakan akses air yang lebih mudah bagi para petani,terutama di wilayah yang mengalami kesulitan air Irigasi pada musim kemarau.

Namun, Irigasi Perpompaan ini menggunakan teknologi modern yang memungkinkan pengairan lahan pertanian secara lebih efisien, dengan memanfaatkan sumber air permukaan yang di pompa ke lahan lahan pertanian.

Sangat di sayangkan Program mulia ini,tidak dibarengi dengan Keterbukaan Informasi Publik ( Tidak di cantumkan Untuk Anggaran) di lokasi,di sayangkan awak media ini mencoba menemui Ketua Kelompok Tani,sangat sulit di temui seolah olah menghindar.

Di tempat berbeda, awak media menemui Nanan Kabid Esdp Pertanian. Kamis (1/10/2025(

Di pinggir kantin Nanan Kabid Esdp Pertanian di dampingi Gunawan sebagai Fungsional.

Nanan Kabid Esdp Pertanian mengatakan bahwa benar program tersebut benar adanya dari APBN 2024

Ia menambahkan nanti akan saya panggil dulu ketua kelompok,ungkap Nanan

Dalam Kegiatan Irigasi Perpompaan Besar 2024 kalau engga salah sekitar Rp 200 JT kurang ucap Nanan kabid

Menambahkan, Gunawan sebagai Fungsional di Pertanian mengatakan
bahwa mesin pompa tidak ada ,melainkan di amankan dan juga pintupun di simpan ujar Gunawan.

Pada saat selesai pekerjaan tersebut,sudah kami tes Pompa tersebut dan hasilnya bagus,dan memang mesin tersebut di lepas lagi,dan pintu di amankan takut hilang ucap Gunawan.

Sampai saat ini, engga tau ,karena di simpan sama ketua kelompok ujar Gunawan.

Karena lokasi tersebut jauh dari pemukiman warga Lukas Gunawan

Berdasarkan hasil temuan di lapangan,bahwa pengadaan air baku untuk mengairi sawah berskala besar,jelas akan terpenuhi,karena sumber air yang ada sesuai dengan Bestez, sedangkan sumber airnya dari parit atau kali besar cuman disayangkan tidak ada keterbukaan.

Apalagi pintu besi tidak ada,Pompa air pun tidak ada, bagaimana program pemerintah pusat tidak berjalan dengan maksimal untuk para petani.

Hal tersebut,Pihak Dinas Pertanian dan Pangan agar mengontrol program tersebut tidak berjalan dari 2024 sampai saat ini.

“Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi Kejaksaan dan Polres Purwakarta Jawa Barat belum di Konfirmasi….

Bersambung edisi berikut nya…..!!!

Red

Berita Terkait

Partai Hanura Purwakarta Memeriahkan HUT ke 19 Dengan Di Adakan Berbagai lomba Dan Menjadikan Momentum Konsolidasi Kader Sekaligus Mempererat Hubungan Dengan Masyarakat.
Diminta Tipikor Polres Purwakarta Segera Usut Tuntas Lahan KUD/GOR Desa Kadumekar Berpotensi Rugikan Uang Negara
Desa Sawit Mentralisasikan DBHP , Jaling Masyarakat Sawit Berterima Kasih
LSM GMP LING Bongkar Tragedi Dugaan Alih Fungsi BLKK ke MBG. 
RS Radjak Hospital Purwakarta Enggan Klarifikasi Pasca Operasi Pasien.
SDN Cibening Purwakarta Mendapatkan Menu MBG Tanpa Nasi Ada Apakah Ini???
*DPRD Kabupaten Purwakarta Akan Panggil PT. Myrepublik Terkait Dugaan Pelanggaran Regulasi*
Rido Pulanggar Meninggal, Pemkab Purwakarta Gerak Cepat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru