Warga Desa Sukasari Keluhkan Kebisingan dan Getaran Akibat Pembangunan Pabrik di Wilayah Kecamatan Pameungpeuk

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:02 WIB

50215 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET— Warga Kampung Cibintinu RT 05 RW 07, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, menyuarakan keresahan mereka terhadap pembangunan pabrik milik PT Nobel Carpets yang berlokasi sangat dekat dengan permukiman.

Jarak antara proyek pembangunan dan rumah warga disebut kurang dari lima meter, sehingga menimbulkan gangguan serius bagi kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengakuan warga kepada awak media, aktivitas pembangunan menimbulkan kebisingan tinggi dan getaran hebat yang dirasakan hampir setiap hari.

Tak sedikit rumah yang mengalami keretakan pada bagian dinding dan lantai, diduga akibat getaran dari alat berat dan proses konstruksi.

“Setiap hari rumah terasa seperti diguncang. Suaranya bising sekali, dan dinding rumah mulai retak-retak. Kami jadi khawatir akan keselamatan keluarga,” ujar salah satu warga yang ditemui di lokasi.

Selain persoalan teknis, warga juga menyoroti soal pembebasan lahan yang hingga kini belum terealisasi. Pihak perusahaan sebelumnya disebut pernah menjanjikan pembebasan lahan kepada warga terdampak, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.

Ironisnya, pembangunan terus berlanjut meskipun belum ada kejelasan terkait kompensasi ataupun kesepakatan tertulis.

“Dari awal sudah dijanjikan pembebasan lahan, tapi tidak pernah ada kejelasan. Warga hanya diberi harapan, sementara pembangunan jalan terus,” ungkap warga lainnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Camat Pameungpeuk, Agus Hindar, mengaku telah menerima informasi dari warga dan menyatakan akan meninjau langsung lokasi proyek.

“Insya Allah besok saya akan cek ke lokasi untuk melihat langsung kondisinya,” kata Agus Hindar saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 25 Mei 2025.

Warga berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah kecamatan, pihak perusahaan bisa segera duduk bersama dengan masyarakat untuk mencari solusi terbaik.

Mereka mendesak agar aktivitas pembangunan dihentikan sementara hingga ada kejelasan mengenai nasib lahan mereka serta kompensasi atas kerusakan yang sudah terjadi.

Hingga berita ini ditulis, pihak PT Nobel Carpets belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga.

Sementara itu, sejumlah warga telah mengumpulkan dokumentasi berupa foto dan video sebagai bukti dampak yang ditimbulkan pembangunan tersebut.***

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Gelar Aksi di Bandung, Desak Panglima TNI Usut Tuntas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
Cipayung Sumedang Bangun Ruang Edukasi Aktivisme dan Serukan Dukungan Terhadap Andrie Yunus
Teror Terhadap Aktivitas HAM, Wujud Nyata Mati Suri nya Demokrasi
Warung Kopi Abah Dadi, Tempat Istirahat yang Nyaman di Tengah Sawah
Farhan: Event Budaya Ini Meningkatkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kota Bandung
Akselerasi Ekonomi Jawa Barat, BPD HIPMI Jabar Lantik 9 Badan Semi Otonom Baru
Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M Mengapresiasi Kepedulian Komunitas IKHTAH Community, Ini Jawabnya!
Anggota DPR RI Atalia Praratya Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SMAN 20 Bandung, Tekankan Pembentukan Satgas Khusus

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:36 WIB

Penganiayaan di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Aparat Keamanan Diduga Terlibat Langsung

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:45 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Konferensi Pers Laka Lantas Maut di Desa Raklunung

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:41 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Gayo Lues Perketat Pengawasan dan Siap Tindak Tegas Penimbunan BBM Subsidi

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:08 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:57 WIB

Polres Gayo Lues Bangun Sumur Air Bersih bagi Warga Dusun Aih Bobo

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:41 WIB

Pulihkan Trauma Banjir, Personel Polres Gayo Lues dan Brimob Bersihkan Rumah dan Lingkungan Warga Desa Cane Toa

Senin, 3 November 2025 - 16:59 WIB

Konferensi Pers Polres Gayo Lues: Dari Laporan Warga ke Penemuan Ladang Ganja Satu Hektare di Pegunungan Pining

Berita Terbaru