Rudy Susmanto Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Jaga Mata Air Ciburial

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 13:03 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudy Susmanto Lakukan Upaya Peningkatan Layanan Air Bersih dan Tetapkan Mata Air Ciburial Jadi Kawasan Heritage

 

SatuNews.NetCIOMAS – Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus memperkuat upaya penyediaan air bersih kepada masyarakat melalui Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, dengan menggandeng pihak swasta melalui skema kerjasama Business to Business (B2B). Selain itu, mata air Ciburial akan ditetapkan sebagai kawasan heritage demi menjaga kelestarian alam dan keaslian sumber air.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dengan empat badan usaha swasta, di mata air Ciburial, Ciomas, Kamis (15/5). Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Aspemkesra, Plt Bapedalitbang, Sekretaris Dinas Kesehatan, dan Forkopimcam Ciomas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menekankan pentingnya pelestarian sumber air sebagai bagian dari kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyatakan bahwa kawasan Ciburial bukan sekadar sumber air biasa, tetapi merupakan mata air bersejarah yang mengaliri Istana Bogor hingga Istana Merdeka Jakarta.

“Karena ini adalah sumber air pertama yang mengaliri istana negara, maka kita tetapkan sebagai kawasan heritage agar tidak dibongkar, tidak dibangun, dan tetap lestari,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, kawasan mata air Ciburial yang memiliki luas sekitar 14 hektare kini dilarang untuk dimanfaatkan sebagai lahan pembangunan baru. Semua instalasi air yang ada akan dipertahankan sesuai bentuk aslinya, dan vegetasi di sekitar area akan tetap dijaga.

Terkait penurunan debit air di kawasan Ciburial, Bupati menyebutkan sejumlah langkah strategis, antara lain pembangunan sumur resapan dan reboisasi di beberapa titik kawasan hutan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Tujuannya untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan mata air.

“Kami terus mendorong perluasan cakupan layanan air bersih. Karena tidak lagi mendapatkan dukungan dana dari APBN, Pemkab Bogor mendorong Perumda Tirta Kahuripan untuk menggandeng pihak swasta dalam pembangunan instalasi air bersih,” terang Rudy.

Kerja sama dengan empat badan usaha swasta ini mencakup pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) di wilayah Cigombong, Sukaraja, Ciampea serta pengurangan kehilangan air dari sumber mata air Ciburial.

“Swasta hanya boleh membangun di hulu, di instalasi air bersih. Sementara pengelolaan dari hulu ke hilir tetap dipegang oleh PDAM,” tegasnya.

Rudy juga menyebutkan target cakupan layanan dari kerja sama ini, yakni meningkatkan pelayanan dari 30 persen menjadi 35 persen, dan secara teknis mencapai 37 persen. Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Bogor dalam membangun infrastruktur dasar permukiman dan mewujudkan misi menjadikan Kabupaten Bogor sebagai wilayah istimewa dan gemilang.

“Langkah ini penting agar kita tidak terus bergantung pada pemerintah pusat. Kita harus mampu mandiri dalam membangun dan melayani kebutuhan masyarakat,” pungkas Rudy.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan menjelaskan, bahwa air minum merupakan kebutuhan dasar yang juga menjadi hak sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga pemenuhannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Saat ini, layanan air minum dari Perumda Tirta Kahuripan telah menjangkau 29 dari total 40 kecamatan, namun cakupan pelayanan baru mencapai 12,51% secara administratif, dan 31,31% terhadap jumlah penduduk wilayah pelayanan.

“Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses air minum yang layak. Maka dari itu, pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Tedi menjelaskan, setelah tidak lagi memperoleh dana dari APBN, Perumda Tirta Kahuripan mengalihkan strategi pembiayaannya melalui skema kerjasama Business to Business (B2B). Salah satu proyek B2B yang sudah berjalan adalah pengembangan SPAM di Kecamatan Ciawi dan Megamendung dengan kapasitas 150 liter per detik, yang telah beroperasi sejak tahun 2024.

“Target cakupan pelayanan wilayah Peningkatan ini sejalan dengan target RPJMD Kabupaten Bogor 2025–2029 dan mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang melalui pembangunan infrastruktur dasar yang merata dan berkelanjutan,” jelas Tedi.(Aminah)**

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat
Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton
Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe
Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu
Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar
Bantuan Beras untuk Pengungsi Sinabung Disalurkan, Bulog Karo Bagikan Masker
GPM Bulog Karo Digelar, Harga Pangan Murah Bantu Warga Saat Erupsi Sinabung
Bantuan Pangan Beras 2026 Kembali Disalurkan, Ribuan Keluarga di Dairi dan Pakpak Bharat Terima 30 Kg
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Senin, 14 September 2026 - 17:18 WIB

Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Berita Terbaru