SATUNEWS.NET– Bencana longsor kembali melanda wilayah Pangalengan, tepatnya di Jalan Provinsi, Kampung Cisangkuy RT 01 RW 05, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Selasa dini hari (15/4/2025) sekitar pukul 04.15 WIB.
Kepala Desa Pulosari, Agus Rusman, mengonfirmasi bahwa peristiwa longsor terjadi usai hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak subuh.
“Longsor terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik antara Pemerintahan Kecamatan, BPBD, Polsek, Koramil, dan unsur lainnya, penanganan bisa segera dilakukan,” ujar Agus saat dikonfirmasi.
Menurutnya, longsoran tanah memiliki ketinggian sekitar 12 meter dan panjang sekitar 50 meter, menimbun sebagian badan jalan dan mengganggu akses lalu lintas.
Penanganan darurat dilakukan secara gotong-royong melibatkan berbagai unsur, mulai dari warga, aparat pemerintah, hingga pihak swasta.
Sejumlah perusahaan turut memberikan bantuan berupa alat berat, termasuk dari Hikmah Farm.
“Alhamdulillah, beberapa perusahaan di Pangalengan ikut membantu, salah satunya Hikmah Farm yang menurunkan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material longsor,” tambahnya.
Pihak Kecamatan Pangalengan juga bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi serta mengoordinasikan pengiriman alat berat dan dump truck dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Barat, PU Kabupaten Bandung, serta dukungan tambahan dari Hikmah Farm.
Selain itu, personel Satpol PP, Dinas PUTR, dan masyarakat sekitar turut bahu-membahu dalam upaya pembersihan dan evakuasi material longsoran.
Dampak dan Kerugian
Agus menjelaskan, terdapat tiga rumah warga yang terdampak dan harus segera direlokasi. Pemerintah Desa Pulosari telah mengambil langkah untuk menangani proses relokasi bagi warga terdampak tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, terdapat empat sepeda motor yang tergelincir saat melintasi area longsor, meskipun tidak ada laporan luka berat,” jelasnya.
Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif menuju Desa Margamekar hingga pembersihan jalan selesai dilakukan.
Pemerintah mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dalam beberapa hari ke depan.***
Wapimred :
(Dera Restu Ginanjar)











































