SATUNEWS.NET – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) memberikan tanggapan atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Pangalengan.
Melalui Kepala UPT Sarana dan Prasarana (Sapras) Pangalengan–Cimaung, Rika Novia, menyampaikan langsung penjelasan mengenai kondisi terkini Jalan Pintu Wates yang menjadi sorotan publik.
Jalan Pintu Wates, yang membentang sepanjang kurang lebih 7 kilometer, terletak di perbatasan antara Desa Banjarsari dan Desa Margaluyu.
Jalan ini merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat, khususnya dalam kegiatan transportasi dan distribusi hasil pertanian. Namun saat ini, kondisi jalannya rusak cukup parah dan sangat mengganggu aktivitas warga.
Rika menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mengabaikan kondisi tersebut. Meski anggaran menjadi kendala utama, berbagai upaya tetap dilakukan agar jalan tersebut segera mendapatkan penanganan.
“Bukan berarti kami tidak peduli atau membiarkan begitu saja. Kami sedang berjuang untuk memperbaiki jalan tersebut. Tahun lalu sebenarnya anggarannya sudah dialokasikan oleh pemerintah provinsi, namun karena ada efisiensi anggaran yang terkait dengan program Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, maka anggaran itu diprioritaskan untuk kebutuhan yang lebih mendesak,” jelas Rika saat ditemui di kantornya di Cimaung, Kamis (10/4/2025).
Ia menjelaskan bahwa proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui tahapan administrasi dan pengajuan sesuai prosedur yang berlaku.
Meski begitu, pihaknya tetap optimis perbaikan bisa mulai dilakukan tahun ini, walau secara bertahap.
“Kami berharap tahun ini bisa ada perbaikan, meskipun mungkin baru sebagian. Untuk perbaikan penuh, mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan. Kami juga sudah mengusulkan kegiatan awal sebagai langkah konkret di lapangan,” ujarnya.
Rika juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami bahwa pemerintah daerah terus bergerak di tengah keterbatasan yang ada.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin memberikan janji, namun komitmen dan upaya tetap dilakukan secara nyata.
“Kami tidak menjanjikan, tapi kami terus mengupayakan. Kami juga tidak tinggal diam. Apa yang bisa dilakukan, sedang kami usahakan semaksimal mungkin,” tegasnya.
Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan ketenangan bagi masyarakat, bahwa persoalan infrastruktur seperti Jalan Pintu Wates sedang menjadi perhatian serius pemerintah, dan perbaikannya tengah diusahakan agar bisa segera terlaksana.
Wakil Pimpinan Redaksi
(Dera Restu Ginanjar)











































