LSM Alam Semesta Jatim Soroti Kerusakan Mangrove di Sumenep

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:41 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep// Satunews.net//Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alam Semesta Jawa Timur, soroti rusaknya hutan mangrove di kawasan pesisir pantai Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Rabu, 05/03/2025.

Ibnu Hajar selaku Divisi Hukum LSM Alam Semesta Jatim menuturkan bahwa rusaknya mangrove disebabkan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab inisial H.M. yang sengaja di alih fungsikan ke tambak garam dan udang.

“Pemanfaatan sumber daya mangrove yang hanya mementingkan sisi ekonominya saja tanpa memperhatikan ekologisnya dapat menyebabkan kerusakan mangrove. Dalam waktu dekat kita akan membawa persoalan ini ke hukum,” kata Ibnu dengan geram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Ibnu menambahkan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Ekosistem adalah sistem ekologi yang terdiri dari hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara lingkungan dan organisme hidup.

“Faktor utama dari rusaknya mangrove disebabkan oleh kerusakan yang sengaja dibuat oleh ulah oknum H.M. yang selalu mementingkan kebutuhan pribadinya dari pada kepentingan umum,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ulah H.M. memberi pengaruh signifikan terhadap kurangnya luas areal hutan mangrove di Sumenep, baik secara langsung seperti pengalih fungsian lahan maupun secara tidak langsung seperti pencemaran lingkungan akibat limbah tambak.

“Ketidakseimbangan ekosistem, seperti dalam kasus bencana alam yang sering terjadi seperti banjir, tsunami, kebakaran hutan dan bencana alam lainnya,” ungkapnya.

Untuk itu, hutan mangrove sejatinya merupakan ekosistem esensial yang menyangga kehidupan makhluk hidup lainnya. Hutan mangrove sangat berperan penting di lingkungan pesisir.

“Seperti berperan sebagai penahan gangguan angin, ombak, penyaring bahan pencemar, pengendali banjir, peredam gelombang, menjernihkan air, mencegah abrasi dan erosi, pencegah intrusi air laut ke daratan dan banyak fungsi lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, awak media mencoba mencari informasi keberadaan inisial H.M. namun, lagi-lagi keterbatasan akses informasi hingga berita ini ditayangkan.

Kita tunggu saja, awak media akan terus mengawal kasus rusaknya hutan mangrove di kawasan pesisir pantai, kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, hingga satuan petugas (Satgas) aparat penegak hukum turun langsung ke lokasi untuk menindak lanjuti. (Ruls)**

Berita Terkait

Gang Rambutan Pecah! Warga Sukajadi Rayain HUT ke-81 RI Penuh Tawa & Lomba Seru
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 5 September 2026 - 13:17 WIB

Implementasi Asta Cita, PERMAHI Jambi Bahas Tantangan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Kamis, 3 September 2026 - 23:17 WIB

Nayu Aldila Putri Resmi Pimpin Biro Hukum Pemprov Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 11:58 WIB

Kabupaten Karo Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi Dana Rp2 Miliar

Berita Terbaru