BANDUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dirangkaikan dengan seremoni pelantikan pengurus baru. Agenda utama kegiatan ini adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan terbaru untuk memperkuat struktur partai di seluruh wilayah Jawa Barat.
Sundaya, S.P., M.M., Sebagai Ketua DPD PSI Kabupaten Bandung Barat menyatakan bahwa Rakerwil ini menjadi momentum penting untuk melakukan verifikasi faktual terhadap kesolidan pengurus di tingkat daerah.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan acak (sampling) terhadap 627 pengurus di Jawa Barat untuk memastikan kesesuaian data SK dengan KTP pengurus di lapangan.
“Alhamdulillah, hasil sampling menunjukkan validitas 100%. Ini membuktikan bahwa kepengurusan yang dibentuk oleh Bang Ijo Hafiduddin di DPW Jabar benar-benar nyata, bukan sekadar nama atau ‘istilah zaman dulu tulis tonggong’,” ujarnya dalam sesi wawancara.
Menatap kontestasi politik tahun 2029, PSI Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan target yang ambisius namun realistis. Sebagai politisi yang telah berpengalaman menjabat anggota DPRD selama tiga periode sebelum bergabung dengan PSI, sang Ketua DPD optimistis mampu membawa perubahan signifikan.
Beberapa poin utama target PSI Bandung Barat meliputi:
Pembentukan Satu Fraksi: Target minimal adalah meraih satu fraksi di DPRD Kabupaten Bandung Barat.
Keterwakilan Daerah Pemilihan (Dapil): Mengingat terdapat 5 Dapil di Bandung Barat, PSI menargetkan minimal satu kursi per Dapil.
Incar Kursi Pimpinan: Jika perolehan suara melampaui target minimal, PSI membidik posisi pimpinan atau Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat.
“Target minimal kami adalah satu fraksi, yaitu antara 4 sampai 5 kursi sesuai jumlah Dapil yang ada. Namun, target maksimal tentu saja menjadi pimpinan DPRD,” pungkasnya.
Rakerwil ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid bagi PSI Jawa Barat untuk memperkuat infrastruktur partai hingga ke tingkat akar rumput demi memenangkan hati masyarakat pada pemilu mendatang.











































