Proyek Desa Kalong Satu Belum Diselesaikan, Warga Keluhkan Transparansi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:35 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Desa Kalong Satu Belum Diselesaikan, Warga Keluhkan Transparansi

Kabupaten Bogor- satunews.net-Desa Kalong Satu, saat ditanya mengenai proyek yang belum diselesaikan. Proyek pembangunan di Desa Kalong Satu tersebut menuai sorotan warga. Hingga saat ini, pekerjaan di lokasi belum juga diselesaikan, sementara di area tersebut tidak ditemukan papan informasi kegiatan sebagaimana aturan yang berlaku. Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai besaran anggaran, sumber dana, serta jadwal pelaksanaan proyek. Pada Senin (1/12/25).

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa tidak ada aktivitas pekerja, sementara lahan proyek masih dalam keadaan kosong. Ketidakhadiran papan proyek juga menyalahi aturan tentang transparansi yang diatur dalam Peraturan Menteri PUPR No. 29/PRT/M/2006, Inpres No. 1 Tahun 2015, serta UU Keterbukaan Informasi Publik No. 14 Tahun 2008, yang mewajibkan setiap kegiatan pembangunan menampilkan informasi anggaran dan pelaksana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang ditemui di lokasi menyampaikan kekecewaan mereka. Mereka menilai, tanpa kejelasan informasi, proyek rawan menimbulkan kecurigaan dan dapat dianggap tidak sesuai prosedur.

“Kami hanya ingin transparansi. Ini proyek pemerintah, jadi masyarakat berhak tahu anggarannya berapa dan siapa yang mengerjakannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Awak media mencoba mengonfirmasi kepada pihak pelaksana lapangan,Hadi, yang disebut sebagai pemborong, namun dirinya enggan memberikan komentar.Hadi hanya menyampaikan agar wartawan langsung menghubungi kepala desa untuk penjelasan lebih lanjut.

Sikap tertutup pelaksana lapangan ini menambah panjang daftar pertanyaan masyarakat terkait kejelasan proyek tersebut. Warga berharap pihak kecamatan dan dinas terkait segera turun tangan melakukan pengecekan dan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai prosedur, baik dari segi administrasi maupun fisik pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala desa belum memberikan keterangan resmi mengenai keterlambatan penyelesaian pekerjaan serta alasan tidak adanya papan informasi di lokasi proyek.

(Team)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!
Gerakan Moral Pelajar Bogor: Stop Tawuran, Cerdas Bermedia Sosial, Siap Jaga Kamtibmas
Fathan Subchi: Jalin Silaturahmi, Perkuat Sinergi Melalui Halal Bihalal PDBN
GMPB Dukung Pemerintah Kabupaten Bogor Tindak Tegas Dugaan PMH dan Jual Beli Jabatan
‎*Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana Sambangi APDESI KEC. Megamendung*
Kades Klapanunggal Tekankan Integritas Calon RT dan Kadus
Pergantian Malam Tahun Baru 2026 di Kota Bogor Berjalan Kondusif, Damai, dan Aman
Penyaluran BLTS Kesra 2025 di Gunungsari Berjalan Kondusif dan Transparan 

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Senin, 25 Mei 2026 - 22:42 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Dua Pejabat Utama Polres Pidie Kompak Rangkul Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Berita Terbaru