“Yaya Sutarya Sampaikan Pesan Di Acara Gelar Karya Peresmian PKW Bidang Bridal MUA & Salon”

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 17:50 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung-Peresmian program PKW Platinum Vokasional kewirausahaan bridal make up artist dan salon tahun anggaran 2025
Bertempat di Mall Bip Kota Bandung Rabu (05/11/2025).
Turut hadir wakil walikota bandung kang Erwin serta Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kemendikdasmen Dr Yaya Sutarya, S.Pd., M.Pd.

Dalam paparannya Yaya menyampaikan pesannya “Pertama, kita ucapkan kepada LKP Jelita, sudah sangat luar biasa mempersiapkan dengan baik Ini adalah satu program pemerintah yang harus mendapat dukungan dari semua pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami berharap ini sudah ada kita memproduk sebuah hasil, jadi yang paling penting adalah bagaimana kita mengkolaborasikan dengan para stakeholder Karena kan kewenangan dari pendidikan nonformal itu ada di daerah, Makanya itu kami perlu melakukan sinkronisasi, Baik nanti program yang ke depan, baik juga pendanaan semuanya.

Jadi program yang dilakukan oleh pemerintah pusat sebenarnya lewat PKW ini adalah piloting yang sesungguhnya harus menjadi kewajiban daerah untuk sama-sama bersinergi Sehingga nanti impact-nya akan lebih besar Oleh karena itu, kami berharap mari kita berkolaborasi untuk bisa mensukseskan program ini. 

Kami tidak akan bisa berjalan sendiri, Kami perlu bantuan dari semua pihak, pihak perusahaan, pihak UKM, macam-macam, termasuk pemerintah daerah. Sehingga nanti efek kejutnya akan semakin besar, dampaknya akan semakin besar.
Sehingga kita mari bersama-sama untuk mengentaskan tentunya peluang kerja.

Di saat ini memang kita berupaya semaksimal mungkin untuk bisa meng- create satu keahlian di mana keahlian itu berbasis pada kebutuhan, kebutuhan masyarakat apa, Nah sekarang mungkin kita bisa di LKP Jelita ini kita bisa menyampaikan terkait dengan tata busana.

Mungkin hal lain nanti akan kita kuatkan lagi sehingga nanti apa yang kita lakukan itu berdasarkan kepada kebutuhan pasar, namanya industry need, kemudian berbasis pada kebutuhan. Sehingga nanti tidak ada lagi pengangguran-pengangguran yang tentunya kita akan terus dorong untuk kita penuhi dengan ngelengkapin pelatihan apa yang sesungguhnya menjadi kebutuhan di lapangan.ujarnya**

Berita Terkait

Gagasan Brilian Kaskogartap II/Bandung! Catur Rakyat di HUT ke-81 TNI Bikin Heboh Warga
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat
Bulog Karo Gencarkan Pasar Murah, Bantuan Pangan Capai 1.771 Ton
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!
Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:24 WIB

Kapolres Bireuen Ingatkan Seluruh Anggota agar Tidak Terjerumus Narkoba, Judi Online dan Pelanggaran Kode Etik

Berita Terbaru