KDM Tegaskan: Rereongan Sapoe Sarebu, Bukan Iuran, Tapi Gerakan Hati Nurani

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:51 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BANDUNG – Ibarat embun pagi yang meneteskan kesejukan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menegaskan bahwa Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) bukanlah pungutan, melainkan gerakan gotong royong yang berakar pada kearifan lokal: silih asah, silih asih, silih asuh.(6/10/2025)

KDM membantah kabar adanya kebijakan pengumpulan uang Rp1.000 dari masyarakat, pelajar, pekerja, atau ASN.
“Tidak ada kebijakan seperti itu,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang ada hanyalah ajakan untuk menumbuhkan solidaritas sosial, dari tingkat RT sampai kepala daerah, agar saling menolong dalam kebaikan.”

Menurut KDM, banyak masyarakat yang masih terhambat oleh hal kecil namun berdampak besar, seperti ongkos menuju rumah sakit, biaya menunggu keluarga yang dirawat, atau perjalanan kemoterapi dari Cirebon ke Jakarta.

“Padahal, kadang mereka tidak butuh belas kasihan, hanya butuh tangan yang mau membantu,” ujarnya.

Dari sinilah muncul gagasan sederhana namun bermakna: “Sapoe Sarebu”, sejuta langkah dari seribu perak.

KDM mengusulkan agar setiap RT memiliki pengelola dana sukarela seperti tradisi beas jimpitan, uang seribu rupiah sehari yang dikumpulkan di kotak kecil depan rumah, tapi besar manfaatnya bagi yang membutuhkan.

“Kalau ada warga sakit dan tidak punya ongkos ke rumah sakit, maka dana itu bisa dipakai. Laporannya transparan, bahkan bisa lewat grup WA RT,” jelasnya sambil tersenyum.

KDM juga mengingatkan para kepala daerah agar ASN tak hanya hadir di meja kantor, tapi juga di tengah rakyat.

“Kalau ada anak datang tanpa sepatu ke sekolah, maka ASN bisa hadir membantu. Pelayanan itu bukan hanya di balik meja, tapi dari hati,” katanya.

Ia menegaskan, tak sepeser pun uang rakyat akan dikolektifkan oleh gubernur.
“Dana operasional gubernur digunakan untuk rakyat. Tak ada kaitan dengan APBD atau APBN. Ini murni gerakan kemanusiaan,” tegasnya.

Lewat gerakan yang ia sebut Balai Pananggeuhan, tempat warga saling menolong dan berbagi, KDM ingin menghidupkan kembali denyut gotong royong khas masyarakat Sunda.

“Gerakan ini bukan kewajiban, tapi ajakan. Hari ini kita menolong orang lain, mungkin besok kita yang ditolong. Begitulah roda kehidupan,” tutupnya penuh makna.(Rst)

Berita Terkait

Gang Rambutan Pecah! Warga Sukajadi Rayain HUT ke-81 RI Penuh Tawa & Lomba Seru
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:36 WIB

Gagasan Brilian Kaskogartap II/Bandung! Catur Rakyat di HUT ke-81 TNI Bikin Heboh Warga

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Karo, Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dirawat

Sabtu, 12 September 2026 - 15:33 WIB

Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

BBC: Pemkot Bandung Jangan Ganggu Car Free Day (CFD) Buah Batu! Begini jelanya!

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Ketua DPD KESTI TTKKDH SALEH PURNAWAN, Purnawa Hadiri Latihan Rutin Padepokkan Macan Kumbang Kedondong

Kamis, 10 September 2026 - 02:07 WIB

Motor Dilarang Masuk Sekolah, Parkir Malah Menjamur di Rumah Warga: KCD XII Jangan Tutup Mata!

Berita Terbaru