Pelayanan Kesehatan dan Komitmen RS Advent Bandung dalam Memenuhi Standar yang Ditetapkan oleh Pemerintah dan Dinas Kesehatan Kota Bandung

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 00:19 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas kesehatan kota bandung Menggelar pertemuan antar direktur dan kepala utama rumah sakit se kota bandung bertempat di Hotel Novotel Bandung Selasa 28/10/2025

Turut hadir direktur utama rumah sakit Advent bandung dr. Alvin L. Rantung, Sp.KFR.

Alvin menyampaikan bahwa pemerintah berusaha agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara utuh kepada semua lapisan masyarakat (tingkat tinggi, menengah, atau bawah). Pelayanan ini akan diatur melalui penyedia layanan kesehatan itu sendiri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan harus memiliki kompetensi khusus untuk melayani berbagai kasus penyakit, dan masyarakat perlu tahu di mana mereka harus mendapatkan pelayanan yang sesuai.

Kemampuan rumah sakit untuk melayani ditentukan oleh

SDM (Sumber Daya Manusia)

Fasilitas, sarana, dan prasarana

Alat-alat

Bangunan yang memadai dan memenuhi syarat dan Tujuannya adalah agar masyarakat puas karena dilayani oleh orang-orang yang mempunyai kompetensi terhadap penyakit yang diderita.

Selain itu Komitmen RS Advent Bandung tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung. RS Advent Bandung hadir memberikan kesaksian bahwa mereka

Dalam proses mengikuti semua aturan main pemerintah.

Saat ini (hari ini) telah berada pada tahap memiliki:

10 layanan yang paripurna.

8 layanan yang utama.

6 layanan yang madya.

Total 24 layanan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sistem Rujukan Online dan Manfaatnya

 makna dari “10 pelayanan yang paripurna”:

Kesiapan Pelayanan: Artinya, RS Advent Bandung siap melakukan semua tindakan pelayanan untuk 10 layanan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Sistem Rujukan: Hal ini akan terintegrasi dalam sistem rujukan.

Faskes 1 (Puskesmas atau Klinik) yang membuka sistem online dapat melihat bahwa kasus pasien mereka bisa dilayani dan dekat dengan RS Advent Bandung.

Pasien yang memerlukan rawat inap juga akan tahu ketersediaan tempat tidur untuk kasusnya, karena sistem online akan memperlihatkan apakah masih ada tempat atau sudah penuh.

Masyarakat akan puas dan tidak “dipimpong” (dialihkan) ke sana kemari karena sistem rujukan sudah diatur pemerintah dengan baik. Rumah sakit dituntut untuk mencapai kompetensi yang ditetapkan untuk memenuhi standar SDM, sarana, dan bangunan.

Tanggapan dari Dinas Kesehatan adalah meminta RS Advent Bandung untuk membantu rumah sakit yang lain.

Karena RS Advent Bandung sudah berpengalaman dalam melewati proses pemenuhan standar, mereka dapat memberikan bantuan, input pengalaman, dan jalan keluar.

Kolaborasi Tim: RS Advent Bandung juga membantu dalam menghubungi PIC (Person in Charge) yang dapat dikontak karena ini merupakan upaya tim yang melibatkan Kemenkes, Dinas Kesehatan, dan bagian-bagian terkait untuk masuk ke dalam satu sistem.**pungkasnya

Berita Terkait

Gang Rambutan Pecah! Warga Sukajadi Rayain HUT ke-81 RI Penuh Tawa & Lomba Seru
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:24 WIB

Kapolres Bireuen Ingatkan Seluruh Anggota agar Tidak Terjerumus Narkoba, Judi Online dan Pelanggaran Kode Etik

Berita Terbaru