384 Bonsai Dipamerkan: Seni dan Filosofi di Pameran Bedaskeun Bonsai 2025

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 15:24 WIB

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.NET– Kabupaten Bandung kembali diramaikan dengan semangat seni dan keindahan alam melalui gelaran Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kabupaten Bandung.

Acara yang mengusung tema “Bedaskeun Bonsai 2025” ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 20 April 2025, bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-384.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 384 bonsai dari berbagai daerah dipamerkan dalam kegiatan ini, menyimbolkan kekayaan seni budaya dan dedikasi tinggi para pecinta bonsai terhadap tanaman yang penuh filosofi ini.

Kontes ini sendiri menjadi yang kedua kalinya digelar di Kabupaten Bandung, dan menunjukkan antusiasme serta eksistensi komunitas bonsai yang semakin berkembang.

Hadirkan Dukungan dari Pemerintah dan Komunitas

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, seperti perwakilan Bupati Bandung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Hj. Ningning Hendasah, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa, jajaran Forkopimda, serta para peserta dari berbagai daerah termasuk dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Batam.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Hj. Ningning Hendasah, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pameran ini. “Seni bonsai merupakan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Wadah Apresiasi dan Potensi Wisata Berbasis Komunitas

Ketua PPBI Kabupaten Bandung, Vena Andriawan, mengungkapkan bahwa kegiatan “Bedaskeun Bonsai” tahun ini tidak hanya menjadi ajang pameran dan kontes, tetapi juga sebagai sarana apresiasi bagi para pemilik dan pegiat bonsai.

“Memelihara bonsai membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Tidak sedikit bonsai yang dipamerkan hari ini telah dirawat selama 20 hingga 30 tahun,” katanya.

Lebih lanjut, Vena menyampaikan harapan besar agar pameran lokal ini ke depannya bisa berkembang menjadi pameran tingkat nasional (Pamnas), yang tentunya akan membuka peluang lebih luas bagi peserta dari seluruh Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang seni, tapi juga bisa menjadi bagian dari konsep pariwisata berbasis komunitas. Pameran seperti ini berpotensi menjadi event menarik dalam sektor tourism,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan rencana kolaborasi lintas komunitas, misalnya dengan komunitas pecinta ikan koi atau tanaman hias lainnya. “Kita terbuka untuk berkolaborasi. Ke depan kita ingin pameran ini menjadi ajang besar lintas hobi yang bisa menarik lebih banyak pengunjung dan pelaku seni,” ujarnya penuh semangat.

Menuju Agenda Tahunan

Dengan suksesnya gelaran kedua ini, PPBI Kabupaten Bandung berharap agar Pameran Bonsai “Bedaskeun” bisa terus berlanjut dan masuk dalam kalender rutin tahunan Kabupaten Bandung.

Selain sebagai wadah ekspresi seni, acara ini juga mampu memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya, pertumbuhan ekonomi kreatif, dan promosi wisata lokal.

Bedaskeun Bonsai 2025 bukan sekadar pameran tanaman, melainkan perayaan dedikasi, estetika, dan kekuatan komunitas dalam menjaga seni tradisional yang hidup dan terus berkembang.

(Dera Restu)

Berita Terkait

Wagub Erwan Dorong Pelaku Jasa Konstruksi Semakin Profesional dan Berorientasi Kualitas Pekerjaan
Fadly Amran & FKKP Gas Padang Jadi Kota Kuliner Internasional
Sejumlah Temuan Proyek Infrastruktur Jadi Sorotan, ARM Bersiap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Farhan: Bangun Bandung Tak Cukup Teknis, Perlu Penguatan Spiritual dan Gotong Royong
Pangdam III/Siliwangi: Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Penguat Ekonomi Kerakyatan
Rancamanyar-Rancamulya 50 Persen, Tirta Raharja Target 1.000 Sambungan Baru
Spirit of Bandung Jadi Nafas Baru PMII Jabar di Bawah Rusli Hermawan
Musda IV Hanura Jabar: Dian Rahadian Berpeluang Aklamasi, Target Kursi DPRD Naik

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:32 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Nobar Gratis, Warga Kutacane Sambut Antusias

Senin, 15 Juni 2026 - 19:10 WIB

Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:47 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:47 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:15 WIB

Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:26 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:36 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:15 WIB

Workshop Medikolegal di Aula Dinkes Aceh Tenggara Bahas Visum, Sengketa Medis, dan Pencegahan Malpraktik

Berita Terbaru