Di Duga Kurang Transfaran PIP SDN Cipeundeuy, Jadi Persoalan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:51 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur.jabar||

Satunews.net- Puluhan penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), di SDN cipendey Desa ciandam kecamatan mande kabupaten cianjur jawa barat, keluhkan atas haknya yang di duga tidak seutuhnya jatuh ketangan penerima bantuan PIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Banyak pengakuan yang di keluhkan para orang tua siswa di SDN cipendey, tercatat di dalam buku tabungan yang seharusnya 3 kali penerimaan, namun haknya baru menerima 2 kali saja, dan ada yang 5 kali pencairan namun haknya hanya menerima 2 kali saja, bahkan ada yang tidak sama sekali menerima.

 

Tindakan pengelapan Dana Program Indonesia Pintar (PIP), di sekolah SDN cipendey adalah tindakan yang tidak etis, bahkan mendapatkan konsekuensi hukum sesuai pasal 372 pengelapan hak orang lain, karena penggelapan dana PIP menyebabkan siswa tidak dapat menerima haknya.

 

Penggelapan dana PIP adalah tindakan yang serius, dan dapat memiliki konsekuensi hukum , oleh karena itu penting untuk memastikan bahwa dana PIP, harus di kelola dengan cara transparan dan akuntable, sebab dengan adanya penggelapan PIP, dapat merusak reputasi sekolah dan menimbulkan ketidak percayaan masarakat.

 

Menurut para orang tua siswa SDN cipendey menjelaskan, banyak kendala PIP yang di rasakan para penerima, sebab di dalam buku tabungan tercantum 3 kali pengambilan, kenapa yang bisa di terima hanya 2 kali saja, yang jadi pertanyaan kemana yang satu bulanya,” jelas penerima hak pada 7 mei 2025.

 

Dan ini terjadi bukan kali pertama, banyak yang sejak SD nya tidak mendapatkan, tapi setelah saya cek melalui Aplikasi si pintar, semuanya terlihat, bahkan ada yang 5 kali cuman terima 2 kali, jadi dalam hal ini penerima berpariasi dan tidak sesuai dengan kenyataan,” terangnya.

 

“Jadi dengan adanya kejanggalan kejanggalan program PIP di SDN cipendey, saya selaku orang tua yang berhak menerima, meminta pertanggung jawaban dari pihak sekolah, untuk segera mendata dan mengembalikan hak anak anak kami, karena anak anak kami masih membutuhkan biyaya untuk belajar,” tandasnya.

( Usman )

Berita Terkait

Gang Rambutan Pecah! Warga Sukajadi Rayain HUT ke-81 RI Penuh Tawa & Lomba Seru
USUNG SEKOLAH AMAN, NYAMAN, DAN RAMAH INKLUSIF
Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mewakili Bupati, Sekda OKU Alva Elan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Baru

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:04 WIB

SK Berakhir, 6 Pengurus DPK KNPI Sampaikan Aspirasi, dan mendesak MUSDA KNPI Pesawaran segera di gelar.

Jumat, 18 September 2026 - 19:53 WIB

Kasus Dugaan Pernikahan Anak di Bawah Umur di Ulu Belu Tanggamus Masuki Babak Baru, Polres Tanggamus Akui Kendala Saksi ASN di Bengkulu

Rabu, 9 September 2026 - 05:55 WIB

DIDUGA ADA “TONG” PENGOLAHAN EMAS DI WAY RATAI, TIGA LEMBAGA DESAK APARAT TURUN TANGAN

Minggu, 6 September 2026 - 19:59 WIB

FAPMP Pringsewu Siap Gelar Aksi Besar-besaran, Soroti Dugaan Korupsi Tiga Dinas

Minggu, 6 September 2026 - 07:27 WIB

Aset BUMDes Hadya Makmur Sidorejo: Klaim 107 Ekor, Hitungan Media Tak Capai 100 Ekor

Minggu, 6 September 2026 - 07:21 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Imbau Warga Lampung Disiplin Gunakan Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 14:35 WIB

LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan

Kamis, 3 September 2026 - 22:25 WIB

Calon Kakon Incumbent Tidak Bisa Maju Kembali Jika Bermasalah dengan ADD & Belum Selesaikan Temuan Inspektorat

Berita Terbaru