Satu1news.com – KARO, DAIRI, PAKPAK BHARAT — Bantuan Pangan Beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 kembali disalurkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog. Penyaluran ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus menjaga ketahanan pangan.
Pemimpin Bulog Kantor Cabang Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat, Glen Dedi MS, mengatakan program bantuan tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya beras.
“Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah guna menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meringankan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan pokok seperti beras,” ujar Glen Dedi MS, Kamis, 27 Agustus 2026.

Puluhan Ribu Penerima di Dairi
Di Kabupaten Dairi, bantuan beras diberikan kepada 43.128 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Setiap PBP mendapatkan alokasi 10 kilogram beras untuk setiap bulan. Karena bantuan untuk Juli, Agustus, dan September disalurkan sekaligus, masing-masing penerima menerima total 30 kilogram beras.
Sementara itu, di Kabupaten Pakpak Bharat, bantuan pangan beras diberikan kepada 6.350 PBP dengan ketentuan alokasi yang sama, yakni 10 kilogram untuk setiap bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.
Penyaluran Masih Berlangsung 26 Agustus 2026
Penyaluran bantuan pangan tersebut sedang berlangsung pada 26–27 Agustus 2026. Bulog menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten.
Untuk mendukung kelancaran dan ketertiban distribusi, pelaksanaan penyaluran juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.
Kerja sama tersebut dilakukan agar proses penyaluran dapat berjalan tertib dan bantuan diterima oleh masyarakat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
*Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan*
Program Bantuan Pangan Beras 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pokok.
Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap beban ekonomi rumah tangga dapat berkurang. Bantuan juga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Bapanas bekerja sama dengan Bulog dan kementerian terkait dalam memastikan proses distribusi berjalan lancar. Tahapannya mencakup proses produksi, pengemasan, hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Setiap tahapan dilakukan agar bantuan dapat disalurkan tepat waktu, aman, sesuai jumlah, dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan.
Distribusi bantuan juga mencakup wilayah yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk kawasan Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan (3TP).
Untuk Kabupaten Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat, penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat bersama Bulog dalam memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat yang menjadi penerima program. (Ganding Toser Sitepu)











































